oleh

Giliran Nahdliyin Sumut Digarap Master C19 Portal KMA

JAKARTA – Kini giliran Sumatera Utara (Sumut) disambangi Master C19 Portal KMA. Mereka terus menyisir wilayah Indonesia. Untuk kumpulkan dukungan suara kepada capres cawapres 01 pada Pilpres 17 Maret mendatang. Sebelum ke Sumut, relawan KH Ma’ruf Amin itu mengumpulkan dukungan dari warga nahdliyin di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

“Insya Allah kita akan sambangi warga NU di Sumut. Dan memang sudah menjadi tugas kami (Master C19 Portal KMA, red). Mengonsolidasi suara warga NU untuk memenangkan Kiai Ma’ruf Amin,” tandas Direktur Master C19 Portal KMA Doddy Dwi Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin (4/3).

Dalam upaya menyolidkan suara NU untuk memenangkan KMA, lanjut alumnus Fakultas Hukum Universitas Widya Gama ini. Sama seperti yang dilakukan di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. “Ya, kami akan menemui simpul-simpul warga NU Sumut. Kami akan gerakkan mereka untuk menggalang dukungan masyarakat. Untuk memenangkan Kiai Ma’ruf Amin di Sumut,” ungkapnya.

Dalam kontestasi Pilpres nanti, Doddy meyakini, jika warga NU akan memilih pasangan calon nomor urut 01 yakni Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin. Karena, Kyai Ma’ruf merupakan ulama besar di Indonesia. “Sebelumnya, beliau menjadi pimpinan tertinggi. Dengan menjabat sebagai Rais Aam PBNU dan Ketua Umum MUI. Karena itu, bagi warga NU dan umat Islam tidak ada pilihan lain selain memilih ulamanya sendiri,” tandasnya.

Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA, Ahmad Syauqi juga putra Kiai Ma’ruf menambahkan. Mmenangkan KMA dalam Pilpres nanti merupakan bagian ijtihad dan jihad warga NU. Sebab, kata Gus Oqi-panggilan akrabnya-yang dihadapi Jokowi dan Kyai Ma’ruf bukan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Gus Oqi juga mengimbau kepada warga NU tidak terpengaruh dengan isu-isu hoaks yang selama ini untuk melemahkan NU. Misalnya, isu Jokowi anak PKI, Kiai Ma’ruf akan digantikan Ahok nanti. “Itu semua hoaks. Tujuannya jelas, mereka tidak mau orang NU memilih 01 di Pilpres nanti. Dan itu tugas kita menjelaskan kepada warga NU,” ucapnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya