oleh

Golkar Bantah Berkas Bacabup-Bacawabup Mengendap

INDRALAYA – Pendaftaran penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacwabup) di DPD II Partai Golkar Ogan Ilir (OI) yang dibuka sejak 21 Oktober hingga 4 November 2019 lalu, sepertinya harus “mengendap” terlebih dahulu, tidak langsung diserahkan ke DPD Golkar Sumsel.

Sementara jumlah pendaftar hingga mengembalikan berkas ke DPD II Partai Golkar Ogan Ilir lumayan banyak. Tercatat ada 14 calon yang mengembalikan berkas formulir penjaringan.

Ketua DPD II Partai Golkar Ogan Ilir H Endang PU Ishak ketika dihubungi melalui telpon genggamnya membenarkan, proses penjaringan bacabup dan bacawabub sudah berakhir alias sudah ditutup sejak 4 November 2019 lalu oleh panitia seleksi (pansel).

“Tercatat ada 16 calon yang mengambil formulir, namun yang mengembalikan hanya 14, dua diantaranya tidak mengembalikan berkas,” kata Endang, Jumat (15/11) sore.

Saat ini lanjut H Endang, berkas para calon masih dilakukan ceklis dan diverifikasi oleh pansel. “Ada tahapan selanjutnya, setelah dilakukan verifikasi oleh pansel, lalu berkas tersebut diserahkan ke DPD II Partai Golkar,  nantinya diserahkan ke DPD I Partai Golkar Sumsel. Kapan waktunya, masih menunggu dari pansel,” ujarnya.

Terpisah salah satu pansel pendaftaran penjaringan, Yudi ASM menyatakan bahwa berkas para calon sudah selesai ditandatangani oleh panitia dan ketua DPD Golkar. “Tinggal proses pengiriman ke DPD Golkar Sumsel,” tukasnya.

Sementara isu berkembang, bahwa berkas para calon tersebut sudah sampai ke DPD Golkar Sumsel. Sekretaris DPD II Partai Golkar Sumsel Herpanto ketika dhubungi via ponsel justru balik bertanya.

“Siapa bilang yang mengatakan, berkas bacabup dan bacawabup dari DPD Golkar kabupaten sudah kami terima,” tandasnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum menerima berkas apapun dari DPD Golkar Kabupaten Ogan Ilir. “Kalau dari tahapannya memang belum masuk ke kita, mungkin masih dilakukan verifikasi di tingkat II, kemungkinan di awal Desember, baru akan kami lakukan verifikasi termasuk langkah survei yang akan kami lakukan,” tukasnya.

Survei tersebut bertujuan untuk mengetahui elektabilitas, kapabilitas dan popularitas dari calon tersebut. “Yang memenuhi unsur itulah yang akan kita kirim nantinya sebanyak 3 pasang calon ke DPP,” pungkasnya. (sid)

Komentar

Berita Lainnya