oleh

Gorong-Gorong Buntu, Jalinteng Lahat-Pagaralam Longsor

-Headline-1.096 views

LAHAT –  Hujan deras yang terjadi Sabtu malam (1/2) hingga Minggu dini hari (2/2), ditambah tak adanya gorong-gorong membuat jalur air dari arah perbukitan dan siring dari arah pemukiman menggerus tanah di bawah badan jalan.

Akibatnya badan jalan lintas tengah Lahat – Pagaralam via Endikat, longsor. Tepatnya di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Informasi yang dihimpun, badan jalan retak sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu, (2/2). Selanjutnya sekitar pukul 04.30 WIB, intensitas air yang cukup besar membuat jalan longsor dan membuat badan jalan terputus, sepanjang 15-20 meter.

Tak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Saat kejadian jalanan juga sepi dari pengendara yang melintas.

“Semalam hujan deras. Selain itu di lokasi longsor itu sebelumnya ada gorong- gorong waktu zaman belanda. Namun memang mungkin sudah buntu. Jadi aliran air dari bukit dan siring warga menuju ke Sungai Lematang mungkin melalui tanah dibawah jalan hingga menyebabkan longsor,” ujar Agus (40) warga Desa Jati.

https://www.instagram.com/p/BtXOMM5g_2p/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=19rz7r42n4aqh


Pantauan di lapangan, pasca kejadian warga langsung ramai melihat ke lokasi longsor.

Selain itu, Bupati Lahat Cik Ujang SH beserta rombongan dari Dinas PUPR, Dishub dan pejabat lainnya juga ikut memantau lokasi longsor.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap beserta Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi beserta jajaran juga ikut memantau dan mengamankan lokasi longsor.

Plt Kepala Dinas PUPR Mirza ST mengungkapkan bahwa penyebab longsor diduga gerusan air dari arah bukit dan siring menuju Sungai Lematang.

Longsor sekitar 15 – 20 meter dengan kedalaman sekitar 30 meter. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional Wilayah VII Palembang.

Rencananya akan langsung dipasang box culvert sebanyak 20 buah untuk dibuat gorong- gorong.

“Sudah kita koordinasikan dan saat ini dalam perjalanan. Sementara untuk jalan alternatif bagi warga sekitar dibuat jembatan kecil dari batang kayu.

“Karena ada warga yang hendak sekolah dan lainnya, jadi dibuatkan jembatan kayu. Untuk perbaikan jalan longsor dan pematangan box culvert, prediksinya sekitar satu bulan,” ungkap Mirza.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap S.Ik menegaskan bahwa pihak telah menyebarkan anggota di beberapa titik untuk menghimbau warga agar melalui jalur alternatif Lahat – Pagaralam via Gumay Ulu.

Diantaranya di simpang Muara Siban, dan Simpang tiga Kota Agung. “Kita juga telah berkoordinasi dengan Pihak Polres Pagaralam untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk melalui jalur alternatif,” ungkap Ferry Harahap S.Ik.(gti)

Komentar

Berita Lainnya