oleh

Grab Lindungi Pengemudi – Pelanggan

-Ekbis-133 views

PALEMBANG – Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara menghadirkan transportasi yang aman dan nyaman. Hal tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Safety Roadshow di Palembang, sekaligus
pengumuman sejumlah inovasi fitur keamanan baru ‘Safety Center/Pusat Keselamatan’ dan fitur
Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang1 dan Mitra Pengemudi2. Kegiatan ini merupakan bagian dari
kampanye #AMANUNTUKSEMUA.

Siswantoro, City Manager Grab Palembang mengatakan, fitur ini mendorong kesadaran aman berkendara baik bagi mitra pengemudi maupun pelanggan Grab dan mencapai angka
kecelakaan “nol insiden”. Untuk itu, pihaknya memberikan Pelatihan
Edukasi Perlindungan Penumpang dan Mitra Pengemudi bersama Forum Pengada Layanan (FPL) kepada mitra pengemudi terpilih di Palembang. “Grab terus mempertahankan prestasinya sebagai perusahan aplikasi serba bisa dengan standar keamanan tinggi di Indonesia,”

Saat ini, sambung dia, mitra pengemudi maupun penumpang akan merasa lebih aman dan nyaman dalam perjalanan berkat fitur terbaru berupa Safety Center dan Fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi.

Masih kata dia, Layanan ride-hailing Grab
di seluruh Asia Tenggara lebih aman daripada standar taksi Singapura yang sudah tinggi. Saat ini, layanan ride-hailing transportasi Grab 1.2x lebih aman daripada standar industri taksi Singapura dalam hal kecelakaan terkait pengemudi; dan 1.9x lebih aman dalam hal pelanggaran terkait pengemudi.

Sebelumnya, fitur keselamatan yang memungkinkan pengguna untuk membagikan detail perjalanan
mereka dengan orang yang terdekat, meminta bantuan darurat, dan melaporkan masalah keselamatan
terletak secara terpisah di dalam aplikasi. Sekarang, ketiga fitur ini berada di Pusat Keselamatan, membuatnya jauh lebih mudah diakses oleh para pengguna. “Adanya layani ini konsumen terus memilih Grab sebagai layanan pilihan,” Tukasnya.

Yeni Roslaini, Direktur Eksekutif Women Crisis Center (WCC) Palembang, Anggota Forum Pengada Layanan menambahkan, FPL dan Grab memiliki tujuan sama Sebagai wadah mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan ketika berkendara, baik untuk perempuan maupun laki-laki. “kegiatan ini dapat memberi wawasan baru dan bersama-sama dengan mitra pengemudi,
penumpang, dan semua pihak yang terkait, mari kita cegah kekerasan dalam perjalanan dan menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.”

Ia mengatakan, teknologi keselamatan ini bisa meningkatkan ketenangan penumpang. Bahkan sejak diluncurkannya Roadmap Teknologi Keselamatan di bulan Oktober 2018, Grab melihat terjadi penurunan insiden yang dapat dicegah sebesar 39% di Indonesia. Peluncuran “Pusat Keselamatan” dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi merupakan kelanjutan komitmen ini.
“Ini penting melindungi pengguna meski tidak ada standar keselamatan taksi atau transportasi online yang seragam di seluruh kawasan,” pungkasnya. (Yun)

Komentar

Berita Lainnya