oleh

Grup Djarum Lirik Tenis Meja

PALEMBANG – Salah satu anak perusahaan Grup Djarum, IForte mulai melirik cabang olahraga tenis meja untuk dikembangkan. IForte Tabble Tennis Indonesia All Star 2020 yang akan digelar di Pitstop XIOM Table Tennis Center Palembang pada 15-16 Agustus mendatang mendapat dukungan dari IForte.

“IForte ini anak perusahaan Grup Djarum. Seperti BCA, Polytron, dan perusahaan lainya yang komitmen dalam memajukan olahraga di Tanah Air. Karena Bulan Agustus ini adalah hari kemerdekaan, IForte merasa terpanggil untuk menjadi salah satu sponsor IForte Table Tennis Indonesia All Star. Tentunya semata-mata untuk kemajuan olahraga di Tanah Air,” kata Ketua Panitia IForte Table Tennis Indonesia All Stars 2020 Yon Mardiyono kepada SUMEKS.CO, Ahad (1/8).

Pihaknya, sendiri, sambung Yon, bergerilya mencari sponsor untuk turnamen ini. Terkadang presentasi yang dilakukan bukan dalam suatu pertemuan resmi. Hanya bincang-bincang dengan penghobi tenis meja yang juga pengusaha. Apalagi saat pandemi COVID-19, Tidak banyak perusahaan yang mau jadi sponsor turnamen tenis meja.

“Kita bersyukur masih ada perusahaan yang mau jadi sponsor IForte Table Tennis Indonesia All Star 2020,” ujarnya.

Ke-32 petenis meja nasional yang diundang mengikuti Iforte Table Tennis Indonesia All Stars, tambah Yon, bukan dirinya yang memperingkat. Melainkan dari berbagai masukan banyak pihak.

“Bukan saya yang memeringkat sendiri pemain,” tukasnya.

Dia prihatin dengan kondisi organisasi cabor tenis meja yang banyak kelompok kepengurusan. Dampaknya, pemerintah mencoret cabor tenis meja di PON dan SEA Games.

“Pemain (petenis meja) ini lapar pertandingan, haus materi karena tidak adanya turnamen akibat pandemi COVID-19 dan kisruh organisasi tenis meja. Coba kalau tidak ada kisruh di organisasi, atlet akan jelas arah pembinaannya,” pungkasnya.

Ke-32 petenis meja yang ikut turnamen adalah Yon Mardiyono, David Jacob, Ficky Supit, Gilang Maulana, Akhmad Dahlan Haruri, M Bima Abdinegara, M Zahru Nailufar, Luki Purkani, Taufiq Zikri, Ardha Yuana, Doni, Rio, M Husein, Abdul Khoir, Fernando Palar, Habibie, Denis, Gusti, dan Syafril.

Kemudian, Syafril, Rahmat Pakaya, Bagus, Hendra, Nael, Yayat, Ridho, Hardian, Luki Oktora, Nanda, Depash, Rizal
Dedi, dan Pandu Alam. (dom)

 

Komentar

Berita Lainnya