oleh

Gubernur Fasilitasi Transportasi Keluarga Korban ke Jakarta

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru menaruh simpati atas musibah yang dialami warganya dalam tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Pulau Kaki, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).

“Saya merasakan duka cita yang mendalam atas kejadian ini. Semoga semua penumpang dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Sekalipun ditemukan meninggal dunia, semoga almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’la. Bersama kita mendoakan agar kekuarga mereka diberikan ketabahan,” harap Deru, Ahad (10/1).

Mendengar keinginan keluarga survivor (korban) untuk memastikan kabar saudara mereka secara langsung di Posko Crisis Center di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Deru menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi secara penuh akomodasi dan transportasi mereka. Dirinya sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel.

“Supaya segala kebutuhan kelurga korban terjamin, mulai dari berangkat sampai pulang kembali,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala BPBD Sumsel H Iriansyah melalui Kabid Penanggulan dan Kebencanaan, Ansori mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sesuai perintah gubernur.

“Tim kami sudah datangi rumah keluarga korban di Desa Pinang II, Kecamatan, Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir. Maksudnya untuk menanyakan langsung apa-apa saja yang mereka (keluarga korban) butuhkan. Tapi sayangnya mereka telah lebih dulu berangkat ke Jakarta,” ujarnya.

Diketahui, berikut nama penumpang pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-500 nomor register SJ182 tujuan Jakarta- Pontianak asal Sumsel. Yakni, Indah Halimah Putri (26), warga Desa Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir bserta Suami M Rizky Wahyudi (28), Rossi Wahyuni (51) dan keponakannya Nabila Anjani.

Kemudian, Rion Yogatama (30) warga Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau. (bim)

Komentar

Berita Lainnya