oleh

Gubernur HD Janji Selesaikan Masalah Rakyat dengan Terhormat

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, Herman Deru, temui langsung ratusan warga yang tegabung dalam Persatuan Masyarakat Pejuang Tanah Alang-Alang Lebar untuk Rakyat, saat menggelar aksi demo di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (10/7).

Dalam aksinya, masyarakat yang berasal dari wilayah Labi-Labi ini mengadukan penggusuran seluas 32 hektar lahan yang dilakukan oleh PT Timur Jaya Grup. Dimana sebelumnya lahan tersebut digunakan masyarakat Labi-Labi untuk bercocok tanam. Diketahui, tanah tersebut berlokasi di daerah Labi-Labi Kelurahan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang.

Di hadapan pendemo, Herman Deru mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan menempuh jalan tengah dan terhormat menyelesaikan masalah ini.

“Kita (Pemprov Sumsel) akan betul-betul menegakan aturan, kita akan lihat ini siapa yang paling benar punya hak. Saya tidak main-main merespon ini dengan baik dan dengan cara terhormat,” tegasnya.

Herman Deru juga menghimbau Kepala BPN Kota Palembang untuk tidak hanya berpatokan dari sertifikat yang dimiliki oleh perorangan atau badan hukum, tapi luas yang sebenarnya.

“Agar tidak terjadi salah sangka, saya minta BPN bukan hanya sekadar berpatokan dari sertifikat yang dimiliki oleh perorangan atau badan hukum, tapi luas yang sebenarnya. Baik melalui kadastral atau goggle map, dan saya minta ini dapat diselesaikan dengan baik,” perintah HD.

Sementara itu, Dede Chaniago, perwakilan demo warga Labi-Labi mengatakan, pihaknya minta kepada Gubernur Sumsel menegakkan keadilan, karena indikasinya lahan warga seluas 32 hektar tersebut sudah klaim sepihak oleh oknum perusahaan.

“Aksi yang kami lakukan di kantor Gubernur Sumsel ini merupakan upaya lanjutan setelah sebelumnya aksi di kantor Walikota Palembang, ATR/BPN Sumsel dan DPRD Sumsel belum mendapatkan hasil. Jika aksi kali tidak mendapatkan hasil, maka masa akan melakukan aksi ke Jakarta agar membuahkan hasil,” ancam Dede.(ety)

Komentar

Berita Lainnya