oleh

Gubernur Sumsel dan Bupati OKU Resmikan Proyek Insfrastruktur Di Kabupaten OKU

Dana APBD Sumsel dan APBD OKU

Baturaja – Gubernur Sumsel H Herman Deru Bersama Bupati OKI Kuryana Azis meresmikan empat proyek dan satu hotel di Kabupaten OKU, Selasa (19/1). Selain itu, ia juga menyaksikan pengukuhan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se Kabupaten OKU.

Bangunan pertama yang diresmikan kemarin adalah Jembatan Ogan 4 yang terletak di desa Lubuk Batang Baru, kecamatan Lubuk Batang OKI. Jembatan ini menghubungkan desa Lubuk Batang Baru dengan Batumarta unit III.

Jembatan ini dibangun pada 2007 silam dan berhasil diselesaikan tahun ini di era Kepemimpinan Gubernur Herman Deru. Peresmian jembatan itu juga dihadiri Anggota DPRD Sumsel, Kepala PUBM Sumsel Darma Budhy, Ketua dan anggota DPRD OKU Kapolres OKU, Dandim 0403 OKU, Kajari OKU, serta para kepala OPD.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, lamanya pembangunan jembatan di Lubuk Batang ini bukan karena kurang anggaran pembangunan. Namun karena kurang komunikasi.

“Artinya 13 tahun pembangunan baru bisa selesai. Hal ini karena kurangnya komunikasi, bukan karena kurang dana. Salah satu penyebabnya adalah masalah pembebasan lahan yang membutuhkan proses panjang. Sehingga pembangunannya juga akhirnya lama,” ucap Gubernur.

Dikatakan Herman Deru di dua tahun terakhir pihaknya sudah menyelesaikan perbaikan 95 persen jalan rusak di Sumatera Selatan. Serta perbaikan infrastruktur dan suprastruktur lainnya di Sumsel.

” Komitmen kita membangun yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Tahun ini lebih dari 130 Milyar rupiah kita gelontorkan untuk pembangunan infrastruktur di kabupaten OKU,” Jelasnya.

Sementara itu, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis mengucapkan terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan dan Gedung RSUD Ibnu Setowo Baturaja serta infrastruktur lainnya dengan menggunakan anggaran APBD Provinsi Sumatera Selatan dan APBD OKU.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian pak gubernur yang telah menyelesaikan pembangunan jembatan dan Gedung rumah sakit. Selain itu jalan yang ada di kabupaten OKU saat ini sudah mulus,” ucap Kuryana.

Setelah itu, jembatan Tanjung Kemala juga diresmikan. Dari Tanjung Kemala, gubernur menuju Hotel The Zuri Baturaja. Di sini, gubernur juga meresmikan hotel yang terletak di Jl Baturaja-Prabumulih ini.

Kemudian, 10 anggota Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Kabupaten OKU dikukuhkan oleh ketua PPDI Sumatra Selatan Agus Sumantri.

Upacara pelantikan yang digelar di pendopo rumah Dinas Bupati OKU juga disaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru; Bupati OKU Kuryana Azis, Ketua PPDI Mujito, serta pejabat Pemerintah Kabupaten OKU.

“PPDI bertujuan untuk membantu tugas kepala desa,” ucap Ketua PPDI Mujito saat menyampaikan kata sambutan. Mujito mengingatkan anggota PPDI untuk membantu kades, bukan untuk berselisih.
ada peresmian gedung RSUD Ibnu Soetowo, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyampaikan, sejak berdiri pada 1952, pelayanan RSUD Ibnu Soetowo Baturaja termasuk baik. Apalagi, RSUD Ibnu Soetowo Baturaja tidak hanya melayani masyarakat OKU saja melainkan melayani masyarakat di 4 Kabupaten di Sumatera Selatan ditambah 1 kabupaten dari Propinsi Lampung. Oleh karena itu Herman Deru akan meningkatkan status rumah sakit Ibnu Setowo Baturaja sebagai rumah sakit layanan regional yang bukan hanya merujuk salah satu pandemi saja melainkan melayani seluruh nya.

“Saya meminta untuk memperbaiki pelayanan kepada calon pasien. Karena, apa yang sampaikan tentang tingkatkan pelayanan tidak lebih dari doktrin supaya RSUD Ibnu Soetowo ini dipercaya masyarakat,” tukas Deru.
Dikatakan Deru, memperbaiki pelayanan ini agar menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat, kemudian layanan yang baik agar pasien berobat seefisien mungkin. Jangan sampai, calon pasien sekali berobat tetiba dikatakan sakit tipes. “Harus kita paparkan sejelas mungkin dengan pasien, agar tidak salah obat dan tidak salah terapi. Jadi, berkompetisilah dengan kompetisi layanan,”terang Deru. (Ar)

Komentar

Berita Lainnya