oleh

Gubernur Sumsel Resmikan Bayt Al Quran Al Akbar, Kembali di Buka untuk umum

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan pembukaan kembali wisata religi Bayt Al quran Al Akbar Kecamatan Gandus Palembang di masa Indonesia new normal 2020. Sabtu (18/7).

Gubernur bersama jajaran pemerintah Provinsi Sumsel secara langsung meresmikan kembali situs wisata religi Al Quran terbesar di asia tersebut. Dia menerangkan situs wisata tersebut di buka kembali dengan syarat menerapkan protokol kesehatan.

“Tempat ini adalah tempat yang mulia. Bayt Al Quran Al Akbar akan di buka kembali dengan penerapan protokol kesehatan,” Ujar Herman Deru.

Deru menambahkan virus corona disease (COVID-19) tidak boleh menjadi penghalang masyarakat untuk tetap produktif, oleh sebab itu pemerintah berinisiasi semua sektor perekonomian dan pendidikan bernuansa keagamaan seyogyanya dapat beroprasi kembali dengan wajib menerapkan protokol kesehatan.

Dengan begitu dia mengharapkan masyarakat tidak boleh susah, sudah cukup selama empat bulan terakhir di selimuti keresahan akibat wabah COVID-19 tersebut.

“Setelah objek wisata religi Al Quran terbesar Asia ini di buka, kedepan kami berencana membuka kembali pondok pesantren yang ada di Sumsel,” kata gubernur kepada awak media.

Deru menambahkan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres), di lanjutkan dengan perintah gubernur (pergub) yang mengatur tentang protokol kesehatan.

“untuk menjaga kesinambungan perekonomian masyarakat dan kelangsugan pendidikan keagamaan anak-anak sumatera selatan khususnya,” ujar nya.

Pendiri sekaligus pemilik wisata religi Bayt Al Quran Al Akbar dan Pondok Pesantren IGM Al Ihsaniyah Ustadz Syofwatillah Mohzaib S. Sos mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru serta jajaran dan stakeholder telah menaruh kepedulian terhadap situs religi yang berdiri sejak tahun 2011 tersebut.

“Alhamdulillah, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Gubernur Herman Deru dan semua stakeholder yang telah berkontribusi untuk melestarikan Bayt Al Quran Al Akbar ini. Serta memperhatikan pendidikan santriwan dan santriwati Sumatera Selatan,” ucapnya. (Bima/Mg1)

Komentar

Berita Lainnya