oleh

Gubernur Tak Perlu Beli SFC

-Sportainment-1.039 views
Rencana Pemprov Sumsel akan membeli saham Sriwijaya FC mendapat tanggapan dari beberapa kalangan.  Salah satunya dari mantan manajer Sriwijaya FC, Dr HMC Baryadi.

“Pemprov tidak usah membeli Sriwijaya FC karena awalnya Pemprov Sumsel yang membeli. Masak mau dua kali beli. Jika itu yang terjadi, saya akan protes,” kata Baryadi kepada wartawan, Selasa (8/1).

Ketua Pujasuma Sumsel itu menambahkan, dirinya ingin menengahi permasalahan yang terjadi di tubuh Sriwijaya FC. Jangan sampai polemik tersebut terjadi berlarut-larut sehingga tugas utama memajukan Sumsel terlena.

“Siapa pun orang dan pejabatnya, tahu persis dan sering saya katakan itu (Sriwijaya FC) milik Pemprov. Karena dibeli oleh Pemprov menggunakan uang rakyat Sumsel,” ungkapnya.

Baryadi menjelaskan, karena regulasi sepak bola Indonesia mengharuskan klub profesional yang mau ikut kompetisi itu berbadan hukum, maka dibentuklah PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM).

“Penanggung jawab ikutnya kompetisi itu juga tergantung PT SOM, yang saat ini saham PT SOM dikuasai pak Muddai Madang,” urainya.

Jadi, tambah Baryadi, ikut kompetisi selanjutnya tergantung PT SOM atau Muddai Madang. Kecuali PT SOM mengembalikan Sriwijaya FC kepada Pemprov Sumsel tanpa syarat apa pun.

“Pemprov Sumsel, dalam hal ini pak gubernur, tidak usah terlalu memikirkan Sriwijaya FC. Karena beliau lewat KONI-nya masih bertanggung jawab terhadap cabor-cabor olahraga lainnya di Sumsel,” tegasnya. (se).

 

Komentar

Berita Lainnya