oleh

Gudang Kopi Terbakar

LUBUKLINGGAU – Gudang kopi bubuk Ananda di Jl Mat Adin, Gg Ananda, RT 8, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I terbakar. Menghanguskan bangunan atap gudang dan 3 ton stok kopi jadi maupun belum dipacking.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi Jumat (8/2) sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat kejadian kebakaran gudang kopi tersebut belum ada aktivitas kegiatan yang berjalan. Akibat kebakaran kerugian ditaksir kurang lebih Rp700 juta.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB. Itu setelah lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan kelokasi melakukan pemadamam dan juga dibantu warga sekitar. Termasuk sejumlah pegawai kopi gudang Ananda yang saat kejadian ikut berusaha mengeluarkan sejumlah barang berharga dari dalam gudang.

“Asal api diperkirakan berasal dari ruang packing. Karena kopi itu suasananya masih dalam keadaan panas setelah penggilingan,” ungkap Yuzar Rivai (47), pemilik usaha gudang kopi Ananda.

Lebih lanjut, setelah bubuk itu panas dan mengeluarkan bunga-bunga api, lantas api menjalar. “Mungkin dari sore sudah mulai, tapi api besarnya terjadi sekitar pukul empat fajar tadi. Nah pada kondisi dan suhu tertentu bubuk kopi itu menimbulkan bunga-bunga api yang memercikan api. Itulah timbulnya kebakaran,” ujarnya.

Yuzar mengatakan, dirinya mendapat informasi kebakaran sekitar pukul 04.00 WIB. “Setelah ada yang menginformasikan karena tempat tinggal kita kan jauh dari pabrik. Nah ada yang menginformasikan bahwa gudang kebakaran, terus kita meluncur ketempat kejadian, sampai ketempat kejadian api sudah menjalar,” bebernya.

Kemudian, saat dirinya sampai di tempat kejadian perkarta (TKP) petugas pemadam kebakaran sudah lebih dulu tiba. “Api padam sekitar jam enam. Mengahnguskan pabrik, gudang dan tempat pengemasan kopi bubuk. Baik itu stok kopi jadi yang sudah di packing yang belum di packing itu banyak,” terangnya.

Atas kejadian itu, gudang kopi Ananda kemarin tidak operasional. “Untuk sementara satu hari ini mungkin libur, besok bisa operasi. Cuma tidak memakai ruangan ini. Pakai ruangan didepan,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofyan Hadi mengatakan api pertama kali dilihat Erik (23), karyawan kopi ananda. Sekitar pukul 04.30 WIB Erik terbangun dari tidur karena mendengar suara kresek-kresek yang berasal dari gudang bagian pengemasan.

“Setelah itu Erik keluar rumah dan melihat api sudah menjulur kedinding gudang kopi bubuk Ananda,” ujarnya.

Kemudian api menyebar keseluruh gudang Kopi. Lalu Erik meminta bantuan dengan para tetangga sekitar gudang dan berusaha memadamkan api bersama warga dengan peralatan seadanya. Sekitar 15 menit kemudian datang unit Damkar sebanyak 5 mobil dan langsung memadamkan api.

“Pukul enam api secara keseluruhan berhasil dipadamkan,” pungkasnya.(wek)

Komentar

Berita Lainnya