oleh

Gugatan Hasil Pilkada OKUS, Muratara, Pali dan OKU Sudah Mendapat Nomor Registrasi di MK

JAKARTA – Empat daerah yang mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) ke Mahkamah Konstitusi, Pilkada di OKUS, Muratara, Pali dan OKU telah mendapat nomor registrasi.

Keempatnya disetujui untuk diteruskan berperkara di MK. Pilkada di OKUS dengan registrasi nomor 33/PHP.BUP-XIX/2021 dan akta registrasi perkara konstitusi (ARPK) Nomor 33/PAN.MK/ARPK/01/2021, Musi Rawas Utara 03/PHP.BUP-XIX/2021 (3/PAN.MK/ARPK/01/2021), Pali 16/PHP.BUP-XIX/2021 (16/PAN.MK/ARPK/01/2021) dan OKU 08/PHP.BUP-XIX/2021 (8/PAN.MK/ARPK/01/2021)

“Jika diregistrasi nomor perkara artinya sudah masuk,” ujar Fajar Budi Laksono, Juru Bicara MK, kemarin. Nomor perkara itu telah dicatat dalam buku registrasi perkara konstitusi elektronik (e-BRPK).

Dari pantauan, nomor registrasi tersebut baru di-publish pukul 18.00 WIB oleh laman MK. “Perkara tetsebut segera akam ditetapkan hari sidangnya dan kepada pemohon, termohon dan Baeaslu akan diberitahukan mengenai ketetapan tersebut,” jelasnya.

Termohon dalam gugatan diajukan kepada KPU di empat daerah Pilkada tersebut. Dalam gugatan Pilkada di OKUS, gugatan diajukan oleh Yasin Hidayat, pemantau pemilihan kabupaten OKUS yang memberi kuasa pada Fadrianto TH SH dan kawan-kawan.

Di Muratara, gugatan diajukan Drs HM Syarif HD dan Surian, Paslon bupati dan wakil bupati Murataranonor urut 3 yang memberikan kuasa pada Ilham Patahillah SH MH dan kawan-kawan.

Pilkada di Pali diajukan oleh Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi paslon bupati dan wakil bupati yang memberi kuasa pada Novriansyah SH MH dan kawan-kawan. Sedangkan di OKU diajukan oleh Prendi Alhafiz pemantau pemilihan kabupaten OKU yang memberi kuasa pada Prengki Adiatmo SH dan kawan-kawan.

“Permohonan yang telah dilakukan pemeriksaan perbaikan dan kelengkapan permohonan, dicatat dalam e-BRPK secara serentak dan selanjutnya diunggah pada laman Mahkamah,” tambahnya.(rei)

Komentar

Berita Lainnya