oleh

Gugus Tugas Pagaralam Anjurkan Usia Rentan dan Anak Salat Idul Adha di Rumah

PAGARALAM – Berada di zona kuning seiring peningkatan kasus corona di Kota Pagaralam, dianjurkan bagi anak-anak dan warga usia rentan dianjurkan melaksanakan ibadah salat Idul Adha di rumah.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Pagaralam Samsul Bahri, belum lama ini.

Pihaknya, kata Samsul, lebih menyarankan kepada orang dewasa yang ikut salat di masjid maupun mushola saat pelaksanaan salat Idul Adha nantinya, karena anak-anak dari umur tentunya ibadah sebagai pembelajaran.

“Anak-anak belum dibebankan kewajiban dari segi keagaman, jadi kita lebih mengutamakan dewasa, paling ditakutkan Orang Tanpa Gejala sebagai upaya pencegahan ini yang perlu diwaspadai,” terangnya.

Anak-anak dibawah 12 tahun silahkan salat dirumah, termasuk orang tua yang sakit dan usia rentan lebih baik ibadah dirumah, kalau anak-anak diatas 15 tahun yang imunnya sudah bagus silahkan saja ikut salat ied di masjid masjid maupun mushola.

“Terpenting pengurus masjid dan mushola saat pelaksanaan salat Idul Adha menggunakan protokol kesehatan dengan memperhatikan beberapa hal, diantaranya pengurus masjid atau panitia pelaksanaan salat Ied mengatur jarak dengan memberikan tanda sehingga jemaah memahami dan mentaati ketentuan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu jelas Samsul, begitu juga saat proses penyembelihan hewan kurban, harus perhatikan protokol kesehatan dan dilaksanakan ditempat terbuka jangan sampai berkerumun.

Sedangkan para panitia hewan kurban harus menggunakan alat perlindungan diri seperti masker, sarung tangan dan alat perlindungan diri lainnya.

Sementara itu, Kakemenag Kota Pagaralam, H Win Hartan menambahkan, untuk mendukung pelaksanaan salat Idul Adha ditengah pandemi covid-19, pihaknya akan mengeluarkan panduan khutbah Idul Adha untuk seluruh masjid di Kota Pagaralam.

“Diminta kepada seluruh pengurus masjid untuk khotib, pada pelaksanaan salat Ied nanti lebih memberdayakan masyarakat lingkungan masjid itu sendiri, kalau bisa tidak perlu mengundang khotib dari luar,” jelasnya.

Meskipun belum ada penetapan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Juli 2020 mendatang.

Dan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemenag nomor : 18 tahun 2020 bahwa salat Idul Adha sudah bisa dilaksanakan sebagaimana biasanya, dengan catatan memperketat pengawasan dan menerapkan protokol kesehatan. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya