oleh

Gunung Meletus, Warga Panik

PAGARALAM – Warga yang bermukim di kawasan Dusun 2 Talang Darat, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Selatan, kemarin pagi mendadak dibuat panik. Ini lantaran aktivitas Gunung Api Dempo (GAD) mengeluarkan letusan.

Dengan kondisi ini, warga sekitar pun berhamburan keluar rumah, bahkan tidak sedikit yang jatuh terluka, akibat terkena serpihan material batu, berasal dari letusan GAD yang tepat mengenai warga, disamping itu ada pula warga yang terluka parah, hingga harus diselamatkan oleh Tim evakuasi gabungan dari Tagana, Basarnas, BPBD dan Dinkes.

Para korban letusan GAD itu, kemudian dibawa menuju tenda pengungsian, untuk diberikan pertolongan dan pengobatan, begitu pula bagi anak-anak diberikan pendampingan dari Tim Peksos, sebagai upaya pemulihan dari traumatik.

Eits…semua ini bukanlah kejadian sungguhan, melainkan simulasi penanggulangan dan penanganan bencana alam, dalam giat Kampung Siaga Bencana (SKB) Kota Pagaralam, yang diadakan Kementerian Sosial (Kemnsos) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam.

“Simulasi di giat KSB ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan kebencanaan kepada masyarakat, serta memberikan pemahaman pencegahan dini, terhadap potensi bencana dilingkungan masyarakat,” terang Walikota Pagaralam Alpian Maksoni melalui Kepala Dinsos Kota Pagaralam Herawadi SSos, kemarin.

Herawadi menyebut, selain itu giat yang diadakan, sebagai bagian dari membentuk masyarakat mandiri dan tanggap bencana, serta pengurangan resiko bencana. “Instruktur dari Kementerian Sosial RI ada 1 orang dan dari Dinsos Provinsi Sumsel 3 orang, sedangkan jumlah peserta sebanyak 100 terdiri dari masyarakat dan anggota Tagana,” paparnya.

Dalam simulasi yang dimainkan, kata Herawadi, seluruh peserta menjalankan semua skenario evakuasi yang sudah ditentukan, termasuk juga alur-alur proses penanganan korban dan evakuasi.

“Simulasi ini bukan untuk membuat resah warga. Namun, untuk mensosialisasikan skenario proses evakuasi, jika kondisi GAD memburuk, sehingga masyarakat tahu dan paham apa yang mesti dilakukan,” tandasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya