oleh

Hadapi Darurat di Masa Covid-19, Pertamina Patra Niaga Simulasikan Penanganan Keadaan Darurat

SUMEKS, CO  – LAHAT – Pada Senin, Pukul 09.12, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Manager Lahat , Heru Octavian, menerima laporan adanya insiden kebakaran dari Jr. Spv. MPS & HSSE. Kebakaran disebabkan pekerjaan pihak ke-3 saat perbaikan tanki timbun Nomor 04.

Pada saat bersamaan terjadinya tetesan BBM Pertamax dari drain valve tanki timbun Nomor 03. Timbul percikan api yang tidak dapat ditanggulangi dengan penggunaan APAR. Selanjutnya pada pukul 09.24 Fuel Terminal Manager Lahat mendeklarasikan Keadaan Darurat Level 0 dan mengaktifkan Puskodal, dan jabatan semua fungsi telah berubah.

Fuel Terminal Manager menjadi Deputi ERC, Spv RSD menjadi Incident Commander, Jr Spv RS menjadi Support Commander dan Jr Spv MPS & HSSE menjadi On Scene Commander.

Selanjutnya Deputi ERC melaporkan kejadian tersebut ke ERC (EGM Regional Sumbagsel) dan EMT di Kantor Regional Sumbagsel.

Dengan sigap OSC melalui arahan dari IC dengan persetujuan Deputi ERC, mengerahkan 4 regu Fire Brigade menuju lokasi sumber api untuk melakukan pemadaman.

Proses pemadaman terus berlangsung dengan mengerahkan  1 regu untuk memaksimalkan 1 unit Fire Foam Ground Monitor Portable serta 3 regu fire brigade lainnya melakukan proses penanggulangan lainnya (fire fighting tangki 03 dan cooling tangki 4 dan 5, dengan terlebih dahulu memastikan water sprinkler untuk tangki 6,7 dan 8 telah diaktifkan).

Kelima tangki tersebut berdekatan satu dengan lainnya,  serta tambahan bantuan dari TBKD (Tim Bantuan Keadaan Darurat) Damkar Kabupaten Lahat.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan terdapat dua korban dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban langsung ditangani Tim Medis OKD untuk kemudian dirujuk ke Klinik Rizky Azhari untuk penanganan lebih lanjut.

Komentar

Berita Lainnya