oleh

Hajatan Boleh Digelar Dengan Syarat

MUARA ENIM – Setelah beberapa bulan kegiatan sosial masyarakat dilarang digelar di Kabupaten Muara Enim, akhirnya pemerintah daerah setempat resmi memperbolehkan usai diterbitkannya surat edaran Bupati, Kamis (13/8).

Surat edaran dengan nomor 300/18/BPBD/2020 tersebut berisi tentang pelaksanaan atau penyelenggaraan kegiatan keramaian diwilayah Kabupaten Muara Enim. Dalam edaran yang ditandatangni Plt Bupati H Juarsah SH, memastikan kegiatan keramaian seperti hajatan hingga pesta pernikahan yang diadakan masyarakat boleh digelar.

“Memperbolehkan masyarakat mengadakan keramaian baik itu pesta perkawinan di gedung, dirumah atau di tenda dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 yang ketat,”tulis Juarsah dalam edaran.

Diperbolehkannya kegiatan keramaian digelar juga menindaklanjuti hasil rapat pasca pencabutan maklumat kapolri Nomor: MAK/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Meski demikian, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi tuan rumah atau penyelenggara hajatan. “Jumlah rombongan yang hadir pada acara tersebut maksimal 50 persen dari kuota / kapasitas gedung atau tenda yang ada,”lanjutnya.

Edaran juga menyebutkan warga yang mengelar hajatan wajib memiliki izin keramaian dari Kepolisian. Dengan ditambah persyaratan baru yakni memenuhi protokol kesehatan serta rekomendari tim gugus tugas wilayah Kecamatan bersangkutan atau Kabupaten.

“Izin sewaktu-waktu dapat dicabut apabila tempat keramaian terdapat kasus terkonfirmasi positif atau ada yang terkonfirmasi positif ditempat acara tersebut atau melanggar ketentuan protokol kesehatan covid-19,”jelasnya diakhir edaran.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Panca Surya Diharta, membenarkan edaran tersebut telah disebar kemasyarakat. Menurut Panca, hajatan sudah boleh digelar sejak diterbitkannya edaran Bupati Muara Enim.

“Untuk ijin keramaian harap mematuhi ini (Surat Ederan Bupati), hajatan yang memunuhi syarat sudah bisa digelar terhitung tanggal diterbitkannya edaran,”ujarnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya