oleh

Haji 2020: Jemaah Calon Haji, Tiba di Makkah Langsung Dikarantina Empat Hari

SUMEKS.CO- Kota Makkah menyambut para jamaah calon haji (JCH) haji yang terselenggara setiap setahun seklai. Meskipun untuk tahun 2020 ini hanya segelintir jamaah bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun hal itu tak mengurangi kekhikmadannya.

Abdullah Al-Kathiri, seorang Emirati dan juga seorang pasien COVID-19 yang telah sembuh, yang telah menunda melakukan ibadah haji tahun lalu karena bertepatan dengan rencana pernikahannya, dan kini mendapat kesempatan untuk melaksanakannya.

“Saya telah mendengar dari banyak orang yang melakukan ibadah haji dalam beberapa tahun terakhir, bahwa itu selalu merupakan proses yang lancar, bahkan dengan jumlah besar,” katanya.

“Jadi Anda bisa membayangkan, bagaimana jadinya dengan jumlah jamaah yang terbatas tahun ini. Tentunya itu akan menjadi pengalaman hebat,” tambahnya.

Khadija, seorang warga asing asal Bulgaria, diliputi dengan air mata ketika dia mendengar bahwa dirinya terpilih sebagai salah satu jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini.

“Saya tidak berharap mereka akan menerima,” katanya senang sekaligus terharu.

“Saya yakin, haji tahun ini akan menjadi yang luar biasa dalam segala hal,” ucapnya tak menyangka dirinya bisa menunaikan ibadah haji di masa pandemi ini.

Haifa Yousef Hamdoon, seorang dokter Tunisia di Qassim, merupakan salah satu orang yang juga tidak menyangka, bahwa permintaannya untuk berhaji akan dikabulkan oleh pemerintah Saudi, mengingat jumlah jamaah haji tahun ini sangat dibatasi.

“Ketika saya menerima balasan tentang permintaan saya yang dikabulkan, saya sangat senang dan tidak bisa mempercayainya,” katanya.

Mu’taz Mohamed, seorang jamaah asal Sudan yang juga tinggal di wilayah Qassim, memuji tindakan kesehatan pencegahan dan pencegahan yang diambil Arab Saudi untuk memastikan keselamatannya dan para jamaah lainnya, untuk memungkinkan mereka melakukan ritual haji dengan aman.

Setelah menyelesaikan prosedur kedatangan mereka di Makkah, para jamaah lalu  dibawa ke akomodasi mereka di Makkah, diawasi oleh Kementerian Haji dan Umrah. Mereka akan tinggal di sana selama empat hari sebelum memulai perjalanan ziarah mereka pada 30 Juli. [mt/AN/arabnews]

Komentar

Berita Lainnya