oleh

Halal Bihalal, HD Nasihati PNS

PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) bersama Wakil Gubernur H Mawardi Yahya menggelar halal bihalal dengan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Honorer/TKS, anggota TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumsel, di halaman rumah dinas Griya Agung, Jl Demang Lebar Daun Palembang, Kamis (13/6).

Herman Deru dalam sambutannya mengharapkan, halal bihalal ini hendaknya jadi ajang silaturahmi dan saling bermaafan antarsesama. Halal bihalal juga harus diawali dengan niat yang tulus dan berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Sebab, tidak ada manfaat saling bersalaman, cipika-cipiki jika pintu hati tidak dibuka. Artinya jika pun tidak berjabat tangan, tidak masalah jika hati sudah membuka pintu maaf.

“Potensi bersalah lebih besar ada di pemimpin. Karena itu kita sebagai pemimpin apa pun jabatannya akan lebih banyak salahnya jika dibanding dengan bawahan. Karena itu melalui momen acara halal bihalal ini, saya atas nama gubernur, pribadi dan keluarga mengucapkan selamat hari raya dan kami haturkan mohon maaf lahir dan batin,” tegas HD mengawali sambutannya.

Lebih lanjut dia mengajak jajaran ASN di lingkungan Pemprov Sumsel untuk pandai bersyukur telah menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab dari sekian banyak penduduk Indonesia, yang berstatus sebagai PNS hanya ada empat juta saja. Karena itu sebagai bentuk wujud syukur kalangan ASN diharapkan dapat mentaati aturan sebagai pegawai diantaranya mengenakan atribut ASN yang lengkap.

“Penampilan penting, kenakanlah atribut ASN yang lengkap. Kita harus bangga dengan atribut ASN, tidak semua orang bisa menjadi pegawai. Bahkan dari sekian banyak penduduk Indonesia, yang berhak mengenakan atribut ASN tidak lebih dari empat juta orang,” tambahnya.

Herman Deru juga meminta jajaran ASN Provinsi Sumsel untuk melaksanakan tugas dengan baik dengan tidak semata-mata berorientasi dengan materi semata. Apalagi menggunakan istilah tempat basah dan kering. Sebab lanjut dia materi yang didapat merupakan dampak dari hasil kerja yang dilakukan.

“Saya mengajak kita semua, ayo kita menata diri jangan mengedepankan emosi. Kita bekerja memang butuh materi tapi jangan jadikan materi sebagai orientasi. Karena itu bekerjalah dengan akuntabel jangan sembarangan terutama yang terkait dengan administrasi,” tambahnya.

Selain itu HD mengajak kalangan ASN khususnya kalangan kepala OPD agar dapat mengimbangi ritme kerja pimpinan di samping harus dapat mengukur perasaan orang lain, yang diawali dengan mengukur perasaan diri sendiri. Yakni melalui penataan emosi baik dalam bentuk ekspresi maupun perbuatan haruslah mencerminkan seorang pegawai yang baik.

“Untuk jajaran kepala OPD saya meminta agar dapat mengimbangi ritme kerja pimpinan. Jadikanlah jabatan sebagai ibadah. Kita tetap akan berdiri tegak kalau kita punya investasi kebaikan, manfaatkan jabatan untuk kebaikan,” imbuhnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya