oleh

Hanya 2 Bulan, Janda Cantik Gelapkan 62 Mobil Sewaan

-Headline-275 views

SUMEKS.CO – Djeni Herilewie punya paras nan cantik. Tapi sayangnya kelebihannya ini dimanfaatkannya untuk kejahatan.

Tak tanggung-tanggung, setidaknya ada 60 mobil berhasil digelapkannya. Namun baru 13 mobil korbannya yang berhasil diselamatkan polisi.

Alhasil janda cantik ini berhasil ditangkap anggota unit Ranmor Polres Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019).

Polisi mengamankan 13 unit mobil di beberapa wilayah Jawa Barat.

Menurut Kapolres Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo kasus ini bisa diungkap atas laporan salah satu pemilik mobil yang digelapkan tersangka.

Atas dasar laporan ini, tim dipimpin Kanit Ranmos Iptu Wahyudi bergerak mencari tersangka. “Tersangka kami amankan dari kawasan Rawamangun, Pulogadung,” katanya.

Dari interogasi yang dilakukan petugas, kata Ady, Djeni terbilang lihai karena beraksi seorang diri.

Terlebih, wanita berambut panjang ini mampu menipu puluhan pemilik rental mobil yang akhirnya dijual tersangka.

“Modusnya, tersangka menyewa mobil di rental. Sehari, dua hari, hingga seminggu bayar uang sewanya lancar. Habis itu dia menghilang,” ujarnya.

Sedikitnya, kata Kapolres, 62 mobil dengan berbagai jenis dan merek, digelapkan janda cantik ini. Semua itu dilakukan dalam kurun waktu dua bulan sejak Agustus 2019 lalu.

“Jadi hampir setiap hari wanita ini menyasar rental-rental mobil yang awalnya disewa dan selanjutnya dijual,” tambahnya.

Untuk meyakinkan pemilik rental, sambung Kombes Ady, tersangka awalnya sedikit merayu pemilik rental. Djeni pun menyewa mobil dalam waktu cukup lama dan selalu tepat waktu membayar biaya sewa agar korban percaya.

“Usai pemilik rental percaya dan setuju memperpanjang waktu sewa, Djeni lantas menjual mobil dan berganti nomor handphone,” tuturnya.

Ketika mobil itu sudah ditangan, lanjut Kapolres, Djeni langsung menjual mobilnya ke penadah yang sudah bersiap. Satu unit mobil biasa ia jual drnhan harga Rp30 juta sampah Rp40 juta tergantung merek.

“Mobil itu biasa dibuang di wilayah Bogor, Depok, Sukabumi, Cianjur, dan beberapa wilayah di Jawa Barat lainnya,” papar Ady.

Saat dihadirkan ke hadapan wartawan di polres Jakarta Timur, Djeni yang mengenakan baju tahanan pun mengakui perbuatannya.

Mobil yang dijual dengan STNK itu dijualnya puluhan juta. “Uangnya ya untuk kebutuhan sehari-hari saja,” ucap Djeni sembari tertunduk malu.

Atas perbuatannya, Djeni diganjar pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Polisi pun menyita 13 unit mobil yang sudah diakui Djeni sebagai hasil kejahatannya. Sisa mobil lain yang sudah dijual pelaku pun hingga kini masih dalam pengejaran petugas. (jpg)

Komentar

Berita Lainnya