oleh

Harga Anjlok, Pohon Karet Gugur Daun

PALI – Para petani karet di wilayah Kabupaten PALI sejak dua tahun ini cukup memprihatinkan. Pasalnya, selain harga yang tak kunjung naik. Kondisi hasil sadapan berlahan juga terus semakin dikit.
Hal ini di akui sejumlah petani. Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, disebabkan akibat gugur daun kali ini tidak mengenal musim. Bahkan tahun 2018 lalu, gugur daun pada tanaman karet di Bumi Serepat Serasan lebih dari lima kali.

“Kami minta pemerintah turun tangan meneliti penyebabnya. Dan menggerakkan penyuluh lapangan untuk turun ke lapangan bersama petani mencari solusinya,” ujar Herman, salah satu anggota kelompok tani Maju Bersama, Desa Simpang Tais.

Lebih lanjut dijelaskanya. Bahwa penderitaan petani karet bertambah. Karena diketahui saat ini harga getah karet cukup rendah. Diperparah dengan adanya kondisi gugur daun yang tidak mengenal musim.

“Selain produksi getah terus menurun, banyak diantaranya tanaman karet mati. Banyak yang menyarankan agar pohon karet dipupuk. Tapi terus terang keinginan itu ada, tetapi kami tidak mampu beli pupuk. Hanya satu harapan kami, yakni pemerintah membantu kesulitan kami. Dan meneliti apakah kondisi itu karena alam atau penyakit,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni SP mengaku. Bahwa pihaknya telah menerima beberapa surat keluhan dari kelompok tani terkait kondisi tersebut.

“Kami telah lalukan penyuluhan dibeberapa kecamatan. Dan dari hasil penelitian kami, kondisi itu akibat jarak tanam yang kurang sesuai. San kebun yang tidak pernah dibersihkan,” terangnya.(ebi)

 

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya