oleh

Harga Bahan Pokok Naik Karena Panic Buying

 

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi memperkirakan kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok di pasar tradisional jelang bulan Ramadhan 1442 H tak berlangsung lama. Kenaikan, hanya dampak dari kepanikan masyarakat yang secara serentak memenuhi kebutuhan pokok.

“Mudah-mudahan paling seminggu setelah ini, normal kembali. Ini hanya karena dampak psikologis panic buying (pembelian karena panik,red). Kami yakin sesuai dengan apa yang kami lakukan setiap tahun, ya seperti inilah adanya. Stok cukup, semuanya cukup baik frozen atau segar,” jelas Ruzuan, kepada SUMEKS.CO, usai meninjau Pasar KM 5 Palembang , Senin (12/3)

Hasil pantauan harga daging sapi segar sekarang Rp140 ribu naik Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp 130 per kilogram. Daging ayam  jenis ayam potong merah naik sebesar Rp 5 ribu dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu. Telur ayam dan bebek dari Rp 20 ribu menjadi Rp 23 ribu.

Menyikapi kenaikan tersebut, kat Razuan masih ada alternatif. “Misalnya ayam petelur yang sudah gak produktif ini bisa menjadi stok baru dengan harga Rp 35 ribu. Untuk daging sapi kalau di agen  dibandrol seharga Rp120 ribuan bahkan daging sapi frozen (beku,red) Rp 105 ribu perkilogram dan kerbau Rp 80 ribu per kilogram dan ayam Rp 23 ribu. Bahkan barang itu menumpuk di gudang Bulog Sumbagsel,” bebernya.

Guna menjaga stabilitas harga, Pemprov Sumsel akan menggelar operasi pasar dan menggelar pasar murah melibatkan stageholder terkait. “Sudah sejak awal bulan kemarin kita lakukan di beberapa wilayah padat penduduk. Agar mereka (Masyarakat,red) merasakan stabilitas harga dan tidak susah jauh-jauh ke pasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Karnawan (55) pedagang sembako di Pasar KM 5 mengungkapkan, belum ada peningkatan intensitas pembeli menjelang puasa. Beriringan dengan harga sembako yang masih fluktuatif. “Telur naik selama dua minggu terakhir Rp 20 ribu – Rp 23 ribu per kilogram. Pemerintah bilang bisa turun setelah puasa nanti atau pertengahan nanti. Sedangkan untuk harga gula masih stabil Rp 12.500/kg dan beras premium Rp11 ribu/kg,” bebernya.

Zainul (44) pedangan ayam potong menambahkan, terpaksa menaikkan harga jadi Rp 38 ribu per kilogram lantaran agen juga menaikkan harga. “Naik selama tiga hari ini, sebelumnya Rp 33 ribu bahkan pernah Rp 28 ribu per kilogram,” tukasnya.(bim)

Komentar

Berita Lainnya