oleh

Harga Bawang Putih Tembus Rp100 Ribu

LAHAT – Ibu rumah tangga mengeluh pada H-1 puasa. Lantaran harga bahan pokok meroket. Seperti harga bumbu dapur yang biasa digunakan untuk memasak. Ditakutkan selama Ramadan, harga terus meroket dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Seperti bawang putih dari Rp25ribu menjadi Rp100ribu/per kg. Lalu bawang merah, kencur, jahe, tomat, cong, cabe merah dan cabe rawit.

“Naik semua hampir dua kali lipat kalau untuk bumbu masak. Bawang putih yang ngeri sampai Rp100 ribu,” kata Ros (45), warga Bandar Jaya, Lahat, Ahad (5/5).

Menanggapi hal itu, Ketua YLKI Lahat Raya Sanderson Syafe’i ST SH menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Pangan akan menindak pelaku usaha yang nakal.

“Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan harus mampu mengendalikan pelaku pasar besar, agar tidak menjadikan momen bulan puasa untuk mengeksploitasi konsumen dengan kenaikan harga yang ugal-ugalan,” ujarnya usai mengecek langsung harga pasar di PTM Square Lahat.

“Oleh karenanya, kontrol pasar secara ketat termasuk menjaga kelancaran arus distribusi barang berkontribusi signifikan terhadap harga,” sambung dia.

Adapun pantau harga pagi ini di Pasar PTM Lahat, bawang putih Rp100 ribu, bawang merah Rp50 ribu, cabai rawit Rp80 ribu, daging Rp140 ribu, tulang Rp120 ribu, dan telur Rp27 ribu per kg.

Sanderson menegaskan jika pemerintah daerah melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga, maka sasarannya harus jelas dan terukur. Ukurannya bukan seberapa banyak komoditas yang dilepas ke pasar.

Tetapi kata Sanderson, seberapa banyak masyarakat rentan yang akan terdampak dari operasi pasar tersebut.

“Operasi pasar jangan hanya menjadi proyek saja dan untuk laporan pada pimpinan,” tukasnya. (gti)

Komentar

Berita Lainnya