oleh

Harga Elpiji 3kg Dirasa Tinggi, Sosialisasikan Sesuai HET

LAHAT – Harga elpiji 3kg, dirasa cukup tinggi oleh masyarakat Lahat. Yakni berkisar Rp24ribu-Rp26ribu bila membeli di warung- warung. Untuk itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya menggandeng Pemerintah Desa dan Kelurahan se Kabupaten Lahat melakukan sosialisasi mengenai mekanisme pendistribusian gas elpiji 3 kilogram bersubsidi tepat sasaran. Serta sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan dimana saja pangkalan elpiji di Kabupaten Lahat.

Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST. SH, mengatakan. Bahwa penyaluran LPG dengan tabung ukuran 3 Kg berwarna hijau merupakan barang bersubsidi yang pembiayaannya dibebankan kepada APBN negara Republik Indonesia.

Lantaran produk bersubsidi, maka penyaluran, penggunaan dan pengawasannya merupakan tanggung jawab bersama. Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009 tentang Penyaluran dan Pendistribusian LPG, bahwa fungsi pengawasan Pertamina sebagai badan usaha yang ditunjuk untuk menyalurkan LPG bersubsidi adalah mulai dari SPPBE, agen hingga pangkalan.

“Artinya titik point terakhir pendistribusian adalah di pangkalan, bukan di pengecer,” tegas Sanderson.  “Mekanisme Penyaluran LPG 3 kg yang menjadi perhatian YLKI Lahat agar Harga Eceran Tertinggi (HET) dapat diterapkan dan dirasakan oleh masyarakat tepat sasaran,” ujar Sanderson Jumat (24/7)

Menurutnya saat ini masih banjir keluhan masyarakat atas harga yang tidak terkendali kisaran 25 ribu hingga 30 ribu dibeberapa kecamatan.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi langsung ke masyarakat seperti ini, akan sangat membantu Pertamina untuk menyebarluaskan informasi mengenai transparansi penyaluran LPG 3 kg bersubsidi. Serta letak 273 pangkalan elpiji resmi terdekat agar masyarakat dapat membeli sesuai HET dan langsung menerima pengaduan konsumen”, ujarnya.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dan

Sementara Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lahat, Syaifullah Aprianto, ST  mengatakan bahwa pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk tabung gas elpiji 3 kilogram sebesar Rp15.650 berdasarkan SK Bupati Lahat No. 500/56/VII/2018 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Kabupaten Lahat.

Kendati demikian, saat ini masih ditemukan beberapa pengecer yang menjual diatas HET. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya pengusaha restoran besar untuk tidak menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram. “Karena diperuntukan bagi warga miskin dan usaha rumah tangga dan mikro,” ungkapnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya