oleh

Harga Karet Berangsur Naik

BATURAJA – Para petani karet kini sudah mulai bisa kembali ‘tersenyum’. Ini setelah harga jual getah karet dari masyarakat sudah mulai mengalami kenaikan.

Kenaikan itu sudah dirasakan masyarakat yang menjadi petani karet. Seperti di Kecamatan Peninjauan, para petani sudah bisa menjual karet dengan harga lebih mahal dari sebelumnya.

”Sudah ada kenaikan harga, walau belum begitu besar,” kata Rudi, salah satu petani karet di Peninjauan. Menurutnya, adanya sedikit kenaikan harga itu membuat petani menjadi lebih semangat.

Sehingga sebutnya, petani bisa lebih ada motivasi untuk pergi menyadap karet di kebun. Kenaikan harga karet berkisar 1000 sampai 1.500 rupiah perkilogram. Kenaikan itu dirasakan menjelang masuk akhir Oktober 2020.

Diakuinya, selama ini harga karet cenderung tidak stabil, bahkan turun. Rudi mengaku tidak tahu penyebabnya. ”Tiba tiba biso turun bae Pak, jadi buat lesu,” keluhnya.

Untuk harga jual sebutnya, tergantung mutu dan kebersihan karet. Adanya kenaikan itu, sebutnya, patut disyukuri petani. Jadi petani sudah bisa lebih terbantu. Hasil penjualan getah karet dibagi antara yang menakok dengan pemilik lahan.

Terpisah, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian OKU, Husmin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan harga jual karet di petani. “Sudah ada kenaikan dari sebelumnya,” kata Husmin.

Menurutnya, bila sebelumnya harga karet hanya di kisaran sekitar Rp 7.000/kg. Tapi saat ini sudah bisa mencapai di atas Rp 9.000/kg. “Kalau harga di tiap wilayah bisa berbeda,” ujarnya. (bis)

 

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya