oleh

Harga Karet Makin Terpuruk

TEBING TINGGI – Petani di Kabupaten Empat Lawang mengeluhkan harga komoditas karet yang merosot tajam Rp1.000 dari harga berkisaran Rp4.000 menjadi Rp3.000.

Murahnya harga karet tersebut membuat para petani kesulitan memenuhi kebutuhan pokok dan dan biaya sekolah yang tinggi.

Hal tersebut dikeluhkan Asiyah (55), warga Talang Banyu Kecamatan Tebing Tinggi yang mengandalkan penghasilannya dengan menyadap karet. Sedangkan kebutuhan hidup yang semakin tinggi tidak sebanding dengan harga jual karet di Kabupaten Empat Lawang,

“Untuk harga beras 1 kilogramnya 12 ribu sedangkan hasil karet yang di jual Rp3.500 per kilogramnya kan tidak sebanding,” kata Asiyah.

Kendati dengan kondisi harga karet yang sangat murah, dirinya berharap kepada pemerintah harga komoditi karet di Empat Lawang bisa stabil.

“Ya kalau bisa harga karet kembali stabil di kisaran 7-8 ribu per kg mengingat masyarakat di rata-rata penghasilannya dari petani seperti karet, sawit, padi dan kopi,” harapnya.

Terpisah Ratna (48) salah satu pedagang ikan dan ayam menuturkan saat ini harga ayam potong mengalami kenaikan dari harga sebelumnya sedangkan untuk harga ikan masih tetap stabil.

“Kalau ikan masih harga lama belum mengalami kenaikan tapi kalau harga ayam potong mengalami kenaikan semenjak seminggu yang lalu dari harga Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu per kilonya,” jelasnya. (eno)

Komentar

Berita Lainnya