oleh

Harga Komoditas Pertanian Anjlok, Warga Pilih Jadi Buruh

-Sumsel-223 views

RUPIT – Program pembukaan lahan terlantar di wilayah Kabupaten Muratara, banyak menemui kendala. Bahkan sampai saat ini pemkab mengaku kesulitan, lantaran warga di Muratara lebih memilih menjadi buruh perusahaan ketimbang kembali bercocok tanam.

Ratusan ribu hektare lahan terlantar bisa dengan mudah ditemui di seluruh wilayah Kabupaten Muratara, minim perhatian dan sentuhan menjadi alasan klasik pertanian di wilayah ini.

Faat, salah satu petani di Muratara menuturkan, masyarakat sudah lama terprogram dengan cara instan untuk mendapatkan sumber penghasilan.

“Dulu di sini banyak karet, karet murah masuk perusahaan sawit, karet ditebang diganti sawit. Sekarang sawit murah, jadi banyak warga pilih jual lahan dari pada mengurus sendiri,” kata Faat, Kamis  (11/7).

Menurutnya, hampir di sepanjang Jalan Lintas Sumatera di wilayah Muratara, banyak didapati tulisan dijual lahan dengan harga murah. Kondisi itu terjadi akibat warga tidak mampu mengolah lahan dengan kemampuan mereka.

“Warga kita lebih banyak pilih jalan instan, lebih baik lahan di jual dari pada di olah sendiri. Sekarang pemilik lahan di Muratara lebih banyak orang dari luar daerah dari pada penduduk lokal,” bebernya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya