oleh

Harga Sayur Turun

PAGARALAM – Pasokan sayur-mayur ke pasar induk Jakabaring Palembang setelah lebaran ini disebut melimpah ruah. Berdampak  harganya di Pagaralam turun.

Ditemui kemarin, Robert, salahseorang pengepul di samping Terminal Nendagung mengatakan, harga sayur-mayur di Pagaralam setelah lebaran rata-rata mengalami penurunan. Ini jika dibandingkan dengan harga sebelum lebaran. “Penurunannya antara Rp 500-Rp 1000 per Kg,”ujarnya.

Ia mencontohkan sawi pahit yang sebelum lebaran lalu harganya mencapai 3 ribu per Kg, sekarang menjadi Rp 2500 per Kg. Demikian pula kubis yang harga sebelum lebaran sempat mencapai Rp 4 ribu per Kg, sekarang menjadi Rp 3500 per Kg. “Kalau tomat itu anjlok. Sebelum lebaran harganya sempat Rp 8 ribu per Kg. Sekarang menjadi 2 ribu per Kg,”tambahnya.

Mengapa bisa demikian Robert mengatakan lantaran pasokan sayur-mayur ke pasar Induk Jakabaring Palembang saat ini melimpah. Sayur-mayur dari kawasan Ranau, OKU Selatan, bahkan dari Bengkulu masuk ke Palembang.

Demikian pula sayuran asal Pagaralam juga berkumpul di sini. Sementara itu permintaan konsumen tidak mengalami kenaikan, maka, lanjut dia, berlakulah hukum ekonomi. “Sayuran asal Pagaralam kalah bersaing,”tuturnya.

Robert belum bisa memastikan kapan harga sayuran di Pagaralam mengalami kenaikan. Ia mengatakan, itu tergantung dengan permintaan pasar di luar Pagaralam.Terutama sekali kondisi pasokan sayuran di pasar Induk Jakabaring Palembang.

Sementara itu, Wanto, salahseorang petani sayur di Kecamatan Dempo Uta berharap, supaya harga sayuran tinggi. Ini katanya supaya keuntungan yang didapat para petani menjadi lebih banyak. “Kalau harganya anjlok, petani tidak akan dapat apa-apa,”tuturnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya