oleh

Hari Ini, Sumsel Ekspor Komoditi Rp 27,241 Miliar ke Tiga Negara

PALEMBANG – Kelapa, karet, dan kopi di Sumatera Selatan menjadi tumpuan harapan. Tidak saja bagi petani dan pelaku agribisnis namun juga bagi pemerintah untuk meningkatkan devisa negara. Hari ini (Jumat, 15/3), dilakukan pelepasan ekspor komoditi pertanian ke negara Jepang dan Finlandia. Berupa karet yang berjumlah 1.108 ton dengan nilai Rp 21.687.149.260 atau setara dengan 1.550.000 USD.

Disamping itu juga dilepas komoditi kelapa berjumlah 500 ton dengan nilai Rp 1.330.000.000. Atau setara dengan 95.000 USD dengan tujuan ke negara China. Kemudian, komoditas kopi berjumlah 210 ton dengan nilai Rp 4.224.780.000. Atau setara dengan 301.770 USD ke negara Inggris. Sehingga total nilai ekonominya sebesar Rp 27.241.919.260.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Palembang, Bambang Hesti Susilo menyampaikan. Berdasarkan data sistem aplikasi perkarantinaan pada 2018. Tercatat ekspor komoditas pertanian dari Sumsel berupa karet sebanyak 249.000 ton dengan nilai Rp 3.980.767.105.600. Kelapa bulat sebanyak 129.001 ton dengan nilai Rp 245.101.901.900. Dan kopi sebanyak 2.195 ton dengan nilai Rp 39.507.458.400.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan. Pelepasan ekspor adalah momentum untuk menguatkan komitmen Pemprov Sumsel. Dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari hulu ke hilir. Sehingga mulai dari petani sampai dengan eksportir memungkinkan untuk secara proporsional mendapatkan keuntungan yang diharapkan.

“Pelepasan ekspor komoditas pertanian dari Pemprov Sumsel diharapkan menjadi titik tolak bagi kita semua. Untuk senantiasa peduli terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Yang merupakan faktor penting dalam upaya kita untuk peningkatan ekspor komoditas pertanian,” kata Herman Deru.(ety)

Komentar

Berita Lainnya