oleh

Hari Ini Tes CPNS Sekayu, 1.500 Peserta Diperiksa Ketat!

SUMEKS.CO – Hari pertama Tes CPNS 2020 di Kabupaten Muba yang dilaksanakan di GOR Ranggonang Sekayu Sabtu (8/2) di buka dengan 5 sesi. Dimana 1 sesi di ikuti 300 peserta. Artinya, di hari pertama tersebut ada 1.500 peserta yang mengadu nasib.

Sebelum memasuki ruang tes yang sudah steril itu, peserta harus melewati beberapa rangkaian pemeriksaan. Diawali dengan registrasi dan penitipan barang, para peserta di harus menunggu di ruang antri sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Kemudian, satu persatu peserta di panggil untuk pemeriksaan ulang kartu registrasi, setelah itu peserta harus melewati tahap check  in body. Check in body sendiri dilakukan sebanyak 2 kali.

Yang pertama peserta di periksa menggunakan alat pemeriksa tubuh, setelah di nyatakan aman peserta kembali antri di depan pintu masuk tes. Setelah jadwal tes akan di mulai satu persatu peserta kembali di lakukan Check In Body yang kedua dengan cara manual oleh panitia.

“Hari pertama ini ada 1.500 peserta, yang terbagi dalam 5 sesi,”kata Kepala BKPSDM Sunaryo, SSTP,MM.

Dihari pertama ini, sambung Naryo proses tes berjalan dengan lancar, para peserta pun sangat kooperatif. “Alhamdulillah sejauh ini tidak ada hal-hal negatif selama pelaksanaan tes,”ungkapnya.

Sementara itu, Lasiman, SH, panitia seleksi bagian check in body, mengaku tidak ada temuan aneh dari para peserta. “Hanya ada beberapa yang masih membawa KTP atau kunci kendaraan saat dilakukan check in body pertama, tapi sudah kami minta untuk di titipkan ke keluarga atau panitia,”terangnya.

Terpisah, salah seorang peserta tes sesi pertama, Aryo, dari Kecamatan Lais, mengaku bahwa rangkaian tes dilakukan dengan sangat ketat.
“Tapi saat tes kami merasa sangat nyaman, tenang sehingga benar-benar bisa fokus menjawab soal,”bebernya.

Dilanjutkan Aryo, mereka harus menjawab sebanyak 100 soal dalam waktu kurang lebih 1 jam. “Tadi di dalam 1 jam lebih, untuk menjawab 100 soal,”terangnya.

Pria yang mengikuti tes jurusan keperawatan itu mengaku ada beberapa jenis soal yang membuat nya kesulitan menjawab. “terutama TIU, kalau tidak telitih pasti keliru dan salah. Tapi saya berharap bisa mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang saya harapkan,” katanya.

Kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam melaskanan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) secara mandiri mendapatkan apresiasi dari Kepala Kantor Regional VII Palembang Agus Sutiadi.

“Kita sangat apresiasi persiapan Pemkab Muba dalam melaksanakan tes CPNS secara mandiri ini. Apa yang telah disiapkan oleh Pemkab Muba baik sarana maupun prasarana patut menjadi contoh oleh daerah lain untuk menggelar tes secara mandiri,”kata Agus.

Lanjutnya, persiapan yang matang mulai dari kesiapan tempat, komputer, tenaga kesehatan, lapangan parkir, dan tempat makan sudah disiapkan sangat baik. “Kita percaya Kabupten Muba menjadi tuan rumah yang baik dalam melaksnakan tes CAT ini,”tambahnya.

Pihaknya meyakinkan kepada masyarakat agar percaya semua proses tes berjalan adil, jujur, transparan dan tanpa manipulasi.

“Peserta dan masyarakat tak perlu khawatir. Meski dilaksanakan di Sekayu namun semua sesuai peraturan BKN. Yakni instansi, yakni Muba menyiapkan sarana prasarana sedangkan yang incharge adalah kami. Mulai tim BKN, server CAT BKN dan semua aplikasi adalah tanggung jawab kami,”ungkapnya.

Selain itu, selama pelaksanaan ujian akan dilengkapi dengan papan life score dan papan pengumuman hasil ujian. Saat peserta selesai melakukan ujian pun langsung bisa melihat hasil ujian. “Lolos passing grade atau tidak. Berapa skor mereka juga langsung tampil,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengungkapkan persiapan dalam pelaksanaan tes CPNS ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Dimulai dari sarana dan prasanaan kesiapan tim sesuai yang dibutuhkan oleh BKN Regional VII Palembang.

“Kita sebagai tuan rumah yang baik sudah mempersiapkan sarana dan prasara sesuai arahan BKN Regional VII Palembang. Banyaknya peserta yang mengukuti tes CPNS Muba tetunya harus memiliki manajemen baik, disiplin, dan tepat waktu,”kata Dodi.

Mengenai kesiapan Kabupten Muba melaksanakan tes mandiri tidak menutup kemungkinan jika Kabupaten Muba menjadi tuan rumah untuk tes CPNS di Sumsel.

“Kalau memungkinkan kenapa tidak yang jelas kita selaku tuan rumah sebisa mungkin menjadi tuan rumah yang baik. Semua fasilitas kita penuhi agar peserta merasa nyaman,”ungkapnya.

Banyak peserta yang mendaftar pada jurusan kesehatan dan tenaga pendidikan Kabupten Muba selalu konsen pada dua hal tersebut. Karena menurutnya keduanya sangat diperlukan melihat kondisi geografis Kabupaten Muba.

“Semakin berkembangnya suatu daerah tentunya membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Sebagai contoh pada bidang energi dan teknologi informasi sangat diperlukan selain bidang kesehatan dan tenaga pendidikan,”tambahnya.

Pihaknya mengharapkan terhadap peserta yang lolos pada hari ini dapat menjadi ASN yang baik dan mumpuni. “Peserta yang lolos pada hari ini bisa dipertanggungjawabkan karena profesional, akuntabel, dan transparan,”jelasnya. (kur)

Komentar

Berita Lainnya