oleh

Hari Ketiga, 500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Musi 2019

PALEMBANG – Setidaknya sebanyak 500 kendaraan terjaring pada hari ketiga Operasi Patuh Musi 2019 yang dimulai sejak 29 Agustus 2019 lalu. Kendaraan tersebut terbukti melanggar peraturan lalulintas yang menjadi target operasi.

Pada operasi Patuh Musi 2019 ada delapan target yakni tidak mengunakan helm SNI, melawan arus, melebihi batas kecepatan, menggunakan Hp saat berkendaraan, mengemudi dalam keadaan mabuk, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan safety belt, dan pengunaan lampu rotator atau Strobo.

“Jenis-jenis pelanggaran inilah yang menjadi target operasi Patuh Musi 2019. Pada hari ketiga sebanyak 500 kendaraan yang sudah terjaring,” terang Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Harsono melalui Wakasat Lantas AKP Gani, Sabtu (31/8).

Seperti Sabtu (31/8) pagi, operasi patuh Musi 2019 difokuskan di seputaran kawasan Jl Atmo Palembang. Banyak pengendara roda dua yang terjaring karena tida mengenakan helm SNI, tidak memiliki SIM dan termasuk STNK yang belum membayar pajak.

“Untuk pengendara roda empat, pelanggaran utama kebanyakan tidak mengunakan safety belt dan tidak membawa surat- surat kendaraan,” terang Gani.

Dia menambahkan, giat ini diharapkan masyarakat bisa meningkatkan kesadarannya untuk mematuhi peraturan lalulintas. “Dengan kesadaran tersebut, masyarakat bisa menjaga keselamatan diri sendiri dan juga orang lain,” katanya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya