oleh

Hartono Ruslan Hormati Keputusan Teja Paku Alam

Kepergian kiper andalan Sriwijaya FC, Teja Paku Alam tentu kehilangan besar buat Laskar Wong Kito

Teja bukan sekadar pemain inti di tim. Tetapi juga, dia merupakan binaan Sriwijaya FC sejadi di tim U21, PON Sumsel, hingga masuk di skuat senior.

Penampilan Teja juga patut diacungi jempol. Sebagai pemain muda, Teja berhasil membayar kepercayaan pelatih di setiap pertandingan dengan konsistensinya.

Keputusan Teja hengkang musim ini, bukan lantaran kondisi tim yang turun kasta di Liga 2.

Tetapi, faktor lain adalah ayahnya yang sedang sakit di Padang.

“Saya sudah berpamitan secara baik-baik dengan manajemen SFC, baik di PT SOM maupun manajer. Surat keluar juga sudah saya terima,” ungkap Teja yang sejak musim 2017 diincar Kabau Sirah – julukan Semen Padang.

Sementara itu, kepindahan Teja Paku Alam mengundang komentar asisten pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan.

Baginya, pilihan Teja untuk hengkang adalah pilihan yang sudah dipikirkan secara matang.

“Ya kalau bagi saya, semua keputusan pemain tetap harus kita hormati. Tidak ada yang salah, kita juga mesti pahami apalagi dia pindah lantaran faktor keluarga dan ayahnya yang sedang sakit,” terang pelatih asal Solo tersebut. (cj11/aja/ce2)

Komentar

Baca Juga