oleh

Harus Lepas dan Lebih Semangat

JAKARTA – Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan respek dengan kekuatan Madura United. Di sana bercokol pemain top di posisinya. Tidak hanya pemain lokal tapi juga impornya. Situasi ini membuat perbedaan sangat timpang jika disandingkan dengan Sriwijaya FC yang diisi pemain muda eks Sriwijaya FC U-19 dan beberapa pemain musim lalu.

Namun respek terhadap kekuatan Madura United ini tidak membuat ciut nyali Pelatih Hartono. Dia tetap percaya diri dengan komposisi yang dimiliki tim berjuluk Laskar Wong Kito. Dia yakin semangat anak muda masih bisa imbangi permainan MU yang layak disematkan klub Los Galacticos Liga 1 musim ini.

“Mereka memang diisi pemain top di setiap posisi tapi setiap tim pasti ada kelemahan. MU belum solid. Kerja samanya belum terbentuk bagus. Itu yang membuat mereka belum bisa keluarkan kemampuan sejatinya,” ungkap Coach Hartono.

Kata Hartono, jika MU sudah terjalin kerja sama antarpemain bisa lebih celaka saat sua Sriwijaya FC. Bisa kalah lebih dari 0-5 saat leg pertama lalu. Bukti bahwa MU belum solid adalah racikannya sukses membuat para pemain muda Sriwijaya FC menembus pertahanan lawan. Serang balik juga merepotkan. Sayang saja, finishing touch masih lemah jadi peluang tercipta tidak bisa dikonversi menjadi gol.

“Di Palembang saat leg kedua, saya berharap anak-anak lebih bersemangat lagi. Lebih lepas bermainnya. Mereka harus berani dan tidak takut seperti saat leg pertama lalu. Harus bisa lebih merepotkan lawan apalagi main di depan pendukung sendiri,” ungkap arsitek asal Solo ini. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya