oleh

Hasil Antemortem dan DNA Ibu Korban Puput Dikirim ke RS Polri Kramat Jati

SUMEKS.CO – Proses Antemortem telah dilakukan tim DVI Polda Sumsel terhadap Yusrilanita (48) ibu kandung Indah Halimah Putri (26) yang biasa disapa Puput, salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Proses Antemortem sangat diperlukan untuk membantu proses identifikasi terhadap korban.

“Bertujuan untuk mempermudah tugas tim Bid Dokkes Polri bila diperlukan untuk proses identifikasi,” kata Paur DVI Polda Sumsel, drg Andry Budiman MM, Senin (11/1/2021).

Dia menejelaskan, proses Antemortem sendiri difokuskan pertanyaan terkait tanda-tanda khusus pada korban.

“Mulai dari tanda lahir, pakaian termasuk aksesoris terakhir yang dikenakan korban, akan ditanya secara rinci. Seperti ciri-ciri dari Indah Halimah Putri yang juga menjadi korban,” terangnya.

Dari keterangan ibu korban, Indah memiliki tanda lahir yakni tanda hitam di bagian punggung, pinggang sebelah kanan. Selain itu kulit sawo matang, rambut ikal sebahu dan alis hitam tebal.

“Pakaian dan aksesoris terakhir yang dikenakan korban Indah yaitu menggunakan jam tangan rantai silver agak kecokelatan. Memakai jilbab putih, baju lengan panjang corak biru ukuran XL dan celana bahan ukuran M,” bebernya.

Dia menambahkan, khusus untuk posterior gigi, dilaporkan di bagian belakang hilang satu. “Tapi belum tahu bagian atas atau bawah,” tandas Andry.

Tim DVI melihat Yusrilanita selam proses tampak dalam kondisi yang agak labil. Namun, dia tetap memberikan keterangan dengan baik dan jelas.

Tak hanya menjalani pemeriksaan Antemortem dan konseling psikologi, tim DVI juga mengambil sampel DNA dari Yusrilanita.

Sementara itu, pihak DVI Polda Susmel juga mengambil sampel darah yaitu darah kering dan basah. Kemudian sampel DNA dan hasil antemortem yang sudah dilakukan akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk selanjutnya akan dicocokkan dengan data korban.

“Selanjutnya kita akan menunggu hasil dari pusat. Biasanya hasil akan keluar paling lama dua minggu ke depan setelah dikirim,” tutup Kasubbid Dokkes Polda Sumsel, Kompol Arman.(dho)

Komentar

Berita Lainnya