oleh

Hasil Autopsi Andrey Sushakov Derita Peradangan Otak

-Hukum-1 views

Palembang – Penyebab kematian Andrey Sushakov (43), salah seorang ground engineer kru helikopter water bombing asal Rusia yang ditemukan tewas Minggu (11/8) lalu, dipastikan pihak Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel karena sakit peradangan otak yang diderita. Hal tersebut setelah satu jam lebih tim dokter Forensik melakukan autopsi, Rabu (14/8) pagi.

“Jenazah Andrey kami terima Selasa (13/8) lalu untuk permintaan autopsi sebagai syarat pemulangan ke negara asalnya,” ujar Kompol dr Mansuri Sp Kf, kepada awak media .

Menurut dr Mansuri, Andrey Sushakov diketahui sempat dirawat selama tiga hari di RS Siloam Sriwijaya. Syarat pemulangan jenzah ke negara asalnya, jenazah harus diautopsi terlebih dahulu.

“Syarat administrasi, mulai dari laporan kepolisian permintaan dari pihak kedutaan sudah diterima. Sebelum jenazahnya iambil kita lakukan pengawetan dulu,” ungkap dr Mansuri.

Sebelumnya, Andrey diketahui sempat merasa sulit bernafas saat libur dan tinggal di hotelnya pada Kamis (8/8) lalu. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat oleh site managernya, Pavel Zakharov.

Kejadian ini menjadi daftar panjang meninggalnya crew heli water bombing. Pada 2017 silam, mekanik helikopter M17, Zaet Igor (51) berasal dari negara Republica Maldova juga meninggal di Palembang. Begitu juga pada 2016, dimana Yusunov Abduvokhid (47) asal Tajikistan ditemukan tak bernyawa di kamar hotel tempatnya tinggal di Palembang.(dho)

Komentar

Berita Lainnya