oleh

Hasil Pengembangan Penyelundupan Sabu, Dua Terangka Dibekuk

MUARA ENIM – Hasil dari pengembangan kasus percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu di Lapas Kelas II B Muara Enim. Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim berhasil mengamankan dua orang yang diduga merupakan pengedar narkotika yang meresahkan masyarakat.

Adapun kedua tersangka yang tercatat sebagai warga Dusun III Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim yakni ibu rumah tangga (IRT) Kaspa Yanti (42) dan adik sepupunya Irawan alias Awang (33) yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang tato.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK didampingi Kalapas Kelas II B Muara Enim Herdianto dan Kasat Reserse Narkoba Iptu Rahmad Aji Prabowo SIK, Kanit Narkoba Ipda Toni Hermawan S, mengatakan penangkapan kedua tersangka Kaspa Yanti dan Irawan alias Awang bermula dari adanya penangkapan terhadap Marta Vitaloka (26) yang mencoba menyelundupkan sabu-sabu kedalam Lapas Kelas II B Muara Enim.

Namum upaya tersangka Marta Vitaloka menyelundupan sabu-sabu kedalam gulai untuk suaminya yang menjalani tahanan akibaat tersandung kasus narkotika berhasil di gagalkan oleh petugas Lapas melakukan pemeriksaan barang yang dibawa tersangka, Senin (25/1) .

Kemudian, lanjut Danny, pihak Lapas Kelas II B Muara Enim berkordinasi dengan Satnarkoba Polres Muara Enim untuk menyerahkan tersangka Marta Vitaloka. Mendapati kasus tersebut Kasat Resnarkoba Iptu Rahmad Aji Prabowo SIK bersama Kanit Narkoba, Ipda Toni Hermawan S langsung melakukan pengembangan.

“Berdasarkan nyanyian dari pelaku Marta inilah. Bahwa barang haram tersebut di perolehnya dari pelaku Awang. Polisi pun bergerak cepat ke rumah Awang di Desa Karang Raja,” ujar Danny dalam press rilis yang digelar oleh jajaran Satnarkoba Polres Muara Enim, Selasa(26/1).

Pada waktu dilakukan penangkapan, tersangka Awang yang berprofesi membuat tato ini tidak dapat berbuat banyak. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 paket diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat sekitar 1,56 gram dan 1 bungkus plastik klip bening.

Dari hasil pengembangan tersangka Awang, kata mantan Kapolres Banyuasin ini, bahwa ia sedang memesan paket narkoba dengan tersangka Kaspa Yanti (42) yang merupakan saudara sepupunya sendiri. “Pengakuan tersangka Awang ini langsung ditindak lanjuti. Anggota pun menunggu kedatangan tersangka Kaspa Yanti di rumah tersangka Awang,” ujarnya.

Benar saja, tidak lama berselang tersangka Kaspa Yanti datang dengan membawa 6 paket diduga narkotika jenis sabu. Selain barang bukti sabu-sabu, turut diamankan juga 1 buah dompet warna coklat, 1 buah kotak merk wardah warna biru, 1 helai tisu warna putih, 1 buah sekop plastic, 1 unit hp merk Nokia warna hitam dengan No Hp 081273330513, 1 unit hp merk Oppo warna Biru dengan No Hp 3082175843587 dan 1 Unit Sepeda Motor Merk Honda Scoopy.

“Kedua tersangka langsung di amankan dan dibawa ke Polres Muara Enim untuk di tindak lanjuti. Untuk tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan ancam paling lama 20 tahun penjara,”katanya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya