oleh

Hasil Rapid Test Dinyatakan Positif, Satu Santriwati Asal Sumsel Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan PCR

SUMEKS.CO – Satu dari 171 santri asal Sumsel yang baru tiba dari Jawa Timur dinyatakan positif saat dilakukan pemeriksaan rapid test. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Sumsel, Yusri, kepada awak media, Senin (13/4) malam.

“Saat ini santriwati berusia 17 tahun tersebut sedang dirawat di RSUD Siti Fatimah Palembang,” terang Yusri.

Meskipun dinyatakan positif rapid test, menurut Yusri, santri tersebut masih harus menunggu hasil pemeriksaan PCR untuk memastikan apakah santri tersebut terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

“Rapid positif belum tentu hasil PCR positif, karena rapid itu periksa respon antibody terhadap infeksi dan tidak spesifik terhadap penyakit infeksi tertentu. Sehingga bisa saja positif oleh infeksi selain corona,” papar Yusri.

Terpisah, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Sumsel lainnya, Prof Yuwono menjelaskan, Rapid Test atau RDT untuk mendeteksi antibodi (imunoglobulin) yaitu IgM. Antibodi IgM ini tidak spesifik artinya semua infeksi bukan hanya infeksi virus akan menimbulkan IgM.

“Jadi RDT positif bisa saja karena infeksi lain belum tentu Covid-19. Untuk infeksi Covid-19, IgM mulai muncul hari ketujuh setelah terinfeksi dan akan mulai turun kadarnya hari ke-14 untuk digantikan dengan antibodi spesifik yaitu IgG,” kata Yuwono.

Ditambahkannya, kalau positif RDT berarti seseorang sudah terinfeksi hari ketujuh atau lebih, jika kondisinya baik berarti kabar gembira karena terinfeksi tapi tidak sakit. Seperti, mayoritas PDP Sumsel selama ini.

“Kalau nanti lanjut tes PCR dan positif berarti nyaris hampir sembuh, jika negatif berarti terinfeksi lain, bukan Covid-19,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dari 171 santri yang baru tiba tersebut 11 orang menginap di Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring, dan 159 santri sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.(ety)

Komentar

Berita Lainnya