oleh

Hat-trick Gugat Cerai Selama 25 Tahun Menikah

-Unik-79 views

SURABAYA – Istri mana yang betah dikasari suami. Seperti Karin -bukan nama sebenarnya- ini. Selama 25 tahun menikah dengan Donwori sudah mengajukan cerai hingga tiga kali. Hat-trick.

Setelah ngampet selama 25 tahun, akhirya Karin  menyerah juga. Jumat lalu (21/12), untuk ketiga kalinya Karin mendatangi Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya.

Kepada Radar Surabaya, Karin mengaku tak tahan lagi dikasari terus oleh suami. Sejak Donwori menikah pada 1994 hingga tiga anaknya kini sudah usia dua puluhan, sikap kasar dan dan semena-menanya terhadap Karin tak pernah berubah.”Lek ngamuk (kalau mengamuk, red) aku dipukuli. Yang terakhir ini, malah sampai dikunci di kamar selama tiga hari,” tutur Karin.

Lebih lanjut Karin menjelaskan, gugatan cerai pertamanya dilayangkan ketika usianya masih 20-an. Ketika itu usia pernikahannya masih beberapa tahun saja. 

Penyebabnya, Karin shocked dan tak tahan dengan suaminya yang temperamen. Namun, kala itu Karin membatalkan gugatannya. 

“Tak tarik lagi gara-gara kasihan dengan anakku yang saat itu masih kecil,” ungkapnya. 

Sedangkan gugatan dilayangkan Karin dua tahun lalu. Alasannya tak hanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saja, tapi Donwori juga sering membuat Karin sakit hati dengan kata-katanya yang menyakitkan.

Misalnya, Donwori menyebut Karin sebagai pelacur. “Padahal selama ini selingkuh sekali pun gak pernah. Meskipun karyawanku cowok-cowok semua, aku enggak pernah ngelirik mereka,” kata Karin dengan nada suara meninggi. 

Karin menjelaskan, Donwori memang pencemburu. Cemburunya buta.

Padahal, Karin mengaku tak pernah dekat laki-laki selain Donwori. Tapi, tetap saja dia dicurigai. Beberapa tahun terakhir ini Karin dekat dengan sahabatnya yang tak disukai Donwori. Sebut saja namanya Sephia.

Donwori memang kerap melarang Karin bergaul dengan Sephia gara-gara  sahabatnya itu terkenal sebagai wanita nakal. Donwori takut nantinya Karin ketularan kenakalan Sephia.

Karin menegaskan, meski dirinya bersahabat baik dengan Sephia, tapi tak serta-merta jadi suka menggoda pria lain. Namun, Sephia juga membujuk Karin agar meninggalkan Donwori. 

“Dia (Sephia, red) ngomong, ‘gelem ta awakmu urip soro terus-terusan. Duwit gak onok, dikasari terus-terusan iyo’ (apakah mau dirimu hidup sengsara terus. Uang tak ada, dikasari terus-terusan iya, red).

Ayo coba sekali aja,” kata Karin menirukan bujuk rayu Sephia.

Pernah, Karin mencoba menjadi simpanan opa kaya. Ternyata Donwori mengetahui gelagat itu. “Aku dihajar habis-habisan. Lantai sampai berceceran kena darah,” kenang Karin. Setelah insiden pemukulan itu Karin tak tahan lagi. Dia akhirnya meminta cerai.

Keputusan Karin juga didukung ketiga anaknya. “Mereka malah memaksa saya menjebloskan suami ke penjara. Tapi aku yang nelangsa, masa tega anak menjarakan bapak sendiri,” urainya.

Karin menuturkan, hidup Donwori memang nelangsa. Saat ini Donwori juga tak punya kerabat.

“Kalau tak turuti mau cerai, sudah cerai sejak lama aku. Cuma kasihan anakku, nanti psikologisnya terganggu. Eh pas mengantar aku ke psikolog, anakku katanya stres malahan tahu bapak ibuknya bertengkar terus,” ungkap Karin mengakhiri cerita pilunya.(sb/is/jay/JPR)

Komentar

Berita Lainnya