oleh

Hati-hati, “Hand-Sanitizer” Berpotensi Timbulkan Api

Berhati-hatilah saat menggunakan hand sanitizer. Kombinasinya dengan listrik statis ternyata berpotensi menimbulkan api.

Hal ini ini dialami oleh seorang anak penderita kanker ginjal berusia 11 tahun, Ireland Lane. Ireland dilarikan ke Rumah Sakit Anak Doernbecher di Portland setelah mengalami cedera kepala akibat terbentur saat mendapati dirinya terbakar.

Seperti dilansir The Oregonian, Stephen Lane, ayah gadis ini, saat kejadian sedang tertidur di kamar anaknya. Ia terbangun setelah mendapati Ireland yang berlari keluar dari kamarnya akibat terkena api. Ia pun menutup api di tubuh anaknya dengan tubuhnya.

Ireland menderita luka bakar dari pusar hingga dagunya, serta beberapa bagian di tangan dan telinganya. Tidak ada yang menduga, listrik statis yang didapati Lane sebelumnya saat bermain dengan anaknya di tempat tidur malah membuat timbulnya api. Lane percaya, api muncul akibat listrik statis saat dikombinasikan dengan hand-sanitizer yang digunakan Ireland untuk membersihkan meja yang ada di dekat tempat tidurnya.

Hand-sanitizer seringkali mengandung kadar alkohol yang tinggi dan mudah terbakar. Hal itulah yang dikaitkan pada api yang berhubungan dengan listrik statis.


Dalam laporan American Journal of Infection Control di tahun 2002, para peneliti di University of Louisville di Kentucky menjelaskan tentang kecelakaan yang dialami seorang tenaga medis yang baru saja melepas gaun berbahan 100 persen polyester.

Tenaga medis itu memakai hand-sanitizer di telapak tangannya, kemudian membuka pintu berbahan metal. Ia kemudian melihat kobaran api dan menderita luka bakar di tangannya. Kendati demikian, ia hanya mengalami luka bakar yang menghabiskan bulu di lengannya dan tidak menderita dampak yang serius.

Sementara itu pelaporan dari Federal Aviation Administration (FAA) tahun 2010 menemukan bukan hanya hand-sanitizer yang mudah terbakar, namun juga uapnya. “Seperti yang sudah diduga sebelumnya, hand-sanitizer mudah terbakar dan tersulut api dari pemantik alat pemanggang saat dituangkan ke dalam panci. Uap juga mudah terbakar dan dapat disulut dengan memanaskan cairan (alkohol) dan sulut uapnya.,” dilansir laporan FAA.

Menurut Donna Fleming Runyon dari 3M, salah satu perusahaan yang memproduksi hand-sanitizer, “meskipun hand-sanitizer mudah terbakar, namun tidak terduga sebelumnya api bisa muncul akibat pemakaiannya yang wajar.” Ia menekankan produk hand-sanitizer tetap aman asal penggunaannya sesuai dengan aturan. (kaskus/kompas)

Komentar

Berita Lainnya