oleh

HD Minta Data Positif Jangan Diakumulasikan

MUARA ENIM – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengunjungi beberapa wilayah di Sumsel termasuk Kabupaten Muara Enim untuk memastikan kondisi perkembangan Covid-19 dan sekaligus memberikan bantuan APD kepada pemerintah kabupaten Muara Enim.

Dalam kunjungan Herman Deru itu didampingi bersama Pangdam II/SWJ MAYJEN TNI IRWAN SIP Mhum, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, Komandan korem ( Danrem) 044/ Garuda Dempo Kolonel Arm Jauhari Agus Suraji SIP Ssos berserta rombongan.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, Kabupaten Muara Enim termasuk baik dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Padahal, kata dia, banyak juga orang asing yang bekerja di Kabupaten Muara Enim. “Kalaupun ada itu juga dari penerusan transmisi lokal sebelumnya,”ujarnya.

Lanjutnya, Covid-19 bisa sembuh dan itulah yang harus di dengungkan ke masyarakat luas dan tidak identik dengan kematian. “Dan masyarakat juga harus peduli dengan lingkungan, karena yang positif besar kemungkinan bisa menularkan ke keluarganya,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, mengenai informasi jumlah yang positif Covid-19 harus terus memperbaharui data. “Jangan diakumulasikan, yang sembuh ataupun meninggal jangan dimasukkan lagi, karena jumlah itu tidak akan berkurang kalau terus diakumulasikan,” tuturnya.

Menurutnya, menurut ahli guru besar mikrobiologin dan ahli laboraturium puncaknya sudaj lewat waktu oernah di 119 dan sekarang tren menurun dan menuji sunsel bebas Covid-19. “Mudah-mudahan ini benar dan kita menuju bebas Covid-19,” terangnya.

Masalah shalat ied, dirinya meminra untuk dilakukan dirumah saja dan melarang untuk melakukan aktivitas mudik. “Jangan mudik dulu, kirimkan saja uangnya untuk biaya lebaran keluarga di kampung halaman,” bebernya.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam melakukan penanganan covid 19 di kabupaten Muara Enim. “Bahwa Gugus Tugas Covid-19 telah melakukan berbagai langkah kegiatan guna percepatan penanganan Covid-19 Di Kabupaten Muara Enim,” ungkapnya.

Diantaranya, mengaktifkan kegiatan pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 hingga tingkatndeaa Di dengan mengikutsertakan Tni, Polri, Pol Pp, Tenaga Kesehatan dan Masyarakat. “Melakukan rasionalisasi, refocusing dan realokasi anggaran tahun 2020 sebanyak tiga Kali,” jelasnya.

Refocusing digunakan untuk penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp146.849.806.414 dengan rincian penanganan kesehatan sebesar Rp73.049.365.814, penyediaan jaring pengaman sosial sebesar Rp57.541.540.600 dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp16.258.900.000. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya