oleh

HD Perintahkan BPBD Turun ke Lokasi Banjir-Longsor di Lahat dan Pagaralam

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, Herman Deru, tak main-main menyikapi bencana longsor dan banjir yang melanda di Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat sejak Kamis dinihari. Untuk memastikan keamanan warganya, dirinya langsung menginstruksikan BPBD untuk mengecek langsung ke lokasi malam ini juga, Kamis (9/1).

Pernyataan itu diungkapkannya di hadapan awak media saat hendak pulang kantor Kamis sore.

“Saya segera perintahkan BPBD untuk segera cek kebenaran itu. Apakah memang sudah pada tahap harus warganya diungsikan atau dibantu. Saya minta tim BPBD berangkat malam ini,” tegas HD.

Menurut HD bantuan yang dapat diberikan Pemprov berdasarkan klasifikasi bencama yang terjadi. Apakah itu sudah menyangkut nyawa yang artinya memang harus diungsikan atau berupa harta benda dan kebutuhan sandang lainnya seperti baju dan lain-lain.

“Saya tunggu laporan BPBD malam ini. Kalau kondisinya memang layak dibantu saya pasti datangi,” tambahnya.

Menurut HD bencana banjir itu juga mesti dicek dulu apakah karena luapan sungai atau memang langganan. Kalau memang dikarenakan sungai artinya perlu dilakukan normalisasi.

Terkait bencana banjir dan longsor di beberapa titik di Sumsel, HD menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Ia pun meminta semua Pemkab peka terhadap ancaman ini.

“Mendagrikan sudah jelaskan di telegram kita boleh gunakan dana tak terduga untuk mengatasi bencana. Dananya tidak terbatas jadi kalau ada yang memang perlu kita siap bantu. Kalau kabupaten/kota tidak mampu kita siap drop,” jelasnya.

Sementara itu, terkait longsor HD menjelaskan bahwa kontur di Pagaralam dan Lahat memang naik turun. Maka dari itu sebelumnya Ia mengaku sudah membuat maklumat untuk daerah rawan bencana khususnga longsor agar segera menyediakan alat.

“Dan Alhamulillah daerah-daerah itu punya alat-alat sendiri seperti eksavator, wheel loader, untuk membantu mengalihkan batu dan tanah-tanah longsoran itu. Saya pikir yang di Pagaralam dan Lahat itu bisa segera teratasi ya,” jelasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya