oleh

HD Tegaskan PPN Sembako Baru Wacana

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru meragukan rencana pemerintah pusat untuk mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen untuk sembako. Lantas ia menyebut rencana pemerintah itu hanya sebuah wacana semata.

“Saya sudah mendengar dari pemberitaan di Media Sosial (Medsos) tentang penambahan tarif PPN. Saya tidak yakin bila produk petani dikenakan pajak. Itu hanya wacana dari Pemerintah saja,” kata Deru saat dibincangi SUMEKS.CO.

Deru menganggap, jikapun memang terealisasi, maka dibutuhkan konsepsi khusus. Supaya pengenaan-nya tepat dan tidak memberatkan petani skala kecil.

“Saya tidak sepakat apabila penambahan tarif PPN dikenakan kepada petani-petani skala kecil. Mereka menjual hasil pertaniannya seperti sayur mayur dan semacamnya di pasar itu hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” tambahnya menegaskan.

Akan lebih tepat, sambungnya, apabila PPN diberlakukan untuk petani skala besar. yang sudah berbentuk PT atau pelaku eksportir atau importir. “Kalau petani enggaklah aku dak yakin itu bakal diterapkan,” timbalnya.

Adapun pengenaan PPN tersebut, mencuat setelah pemerintah pusat berencana mengatur kembali ketentuan tarif PPN dalam perubahan kelima Undang – Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Sembako yang hendak dikenakan PPN antaralain seperti Beras, Gabah, Jagung, Sagu, Kedelai dan Garam, baik yang beryodium maupun yang tidak beryodium. Itu merupakan daftar kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat dan banyak dipaparkan dalam Penjelasan UU Cipta Kerja. (bim)

Komentar

Berita Lainnya