oleh

HD: Wartawan Dadakan akan Tergerus Informasi

PALEMBANG – Jalan Sehat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sumsel menyambut Porwada di Lubuklinggau dilepas secara resmi oleh Gubernur H Herman Deru di halaman kantor gubernur, Ahad (1/12) pukul 06.45 WIB.

Dalam sambutannya H Herman Deru mengatakan bahwa PWI merupakan salah satu organisasi tertua di Indonesia. PWI sudah banyak berkarya bagi bangsa. Namun alangkah lebih baik lagi PWI melakukan pembinaan terhadap wartawan muda.

“Tidak mudah untuk menjadi wartawan profesional. Hanya wartawan yang mematuhi kode etik jurnalistik yang beritanya dapat dipertanggungjawabkan dan dipercaya,” kata Herman Deru.

Di zaman keterbukaan informasi ini, sambung Herman Deru, semua orang bisa membuat berita dan menyebar di media sosial. Orang akan mengetahuinya hanya dalam hitungan detik dari Android. Hanya wartawan profesional bisa membuat berita berkualitas.

“Dulu sebelum ada Android, berita tercepat itu disajikan televisi dan media elektronik. Namun sekarang, sudah banyak cara untuk menyebarkan berita,” ujarnya.

Dirinya prihatin akan banyaknya wartawan yang bermunculan untuk kepentingan tertentu. Namun yakinlah, hanya wartawan profesional yang akan bertahan di tengah kemajuan zaman. “Wartawan dadakan akan tergerus informasi,” tukasnya.

Mantan Bupati OKU Timur ini menyambut baik jalan sehat yang dilaksanakan PWI Sumsel. Tidak hanya jalan sehat yang digelar, tetapi juga donor darah.

“Saya salut dengan ide brilian PWI yang menggelar jalan sehat,” tukasnya.

Jalan sehat PWI ini dihadiri beberapa kepala SKPD seperti Kadispora Sumsel H Yusuf Wibowo, Kadiskominfo H Ahmad Rizwan, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, H Kurnati Abdullah, Anwar Rasuan, dan panitia pelaksana acara Marintan. (dom)

Komentar

Berita Lainnya