oleh

Hebat… Pemerintah tak Bisa Atasi Kabut Asap

PALEMBANG – Bencana kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumsel khususnya dan Indonesia umumnya, sepertinya tidak diatasi serius oleh pemerintah. Terbukti, sampai hari ini (14/10), kabut asap menyelimuti udara Palembang makin pekat.

Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di wilayah Sumsel yang berujung pada makin tebalnya kabut asap menyelimuti udara kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Pantauan SUMEKS.CO, Senin (14/10), kabut asap terlihat menyelimuti udara Palembang sejak dini hari sampai pagi pukul 08.00 WIB. Jarak pandang hanya 100 meter. Kendaraan roda empat yang biasanya tidak menyalakan lampu di siang hari, harus menghidupkan lampu. Pengemudi kendaraan roda dua harus menyalakan lampu jauh untuk menembus kabut asap yang makin pekat.

Kendati kabut asap makin pekat menyelimuti udara Palembang, namun aktivitas warga tetap dilakukan. Apakah itu pegawai swasta, PNS, maupun pedagang. Jalan-jalan protokol dipenuhi kendaraan yang lalu lalang.

Dedi, salah satu warga menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan tidak serius mengatasi masalah karhutla yang berujung pada kabut asap ini. Seharusnya pemerintah tegas menindak pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Apakah itu yang dilakukan perorangan atau perusahaan. Harus ada sanksi tegas sehingga pelaku tidak main-main dengan membakar hutan dan lahan,” kata Dedi. (dom)

Komentar

Berita Lainnya