oleh

Hebatnya Manfaat Puasa Nabi Daud? Bisa Konsultasi dengan KH Hendra Zainuddin

Banyak manfatnya dan fadhilahnya ketika seorang melakukan puasa Nabi Daud. Bisa sehat, dekat Yang Maha Kuasa. Dan Insya Allah dikabulkan hajatnya. ”Ya kalau orang tirakat, rajin, kepada Allah, kan Yang Kuasa maha mengetahuinya kan,”jelas Pengasuh Pesantrean Aulia Cendekia Palembang KH Hendra Zainuddin ini, kepada Sumeks.co di kediamanya. Ya,  KH Hendra Zainuddin atau yang biasa disapa Ustad Hendra ini sudah sekitar 13 tahun menjalankan puasa tersebut.

Banyak orang melakukan puasa Nabi Daud. Ada yang bisa ada yang tidak?  Semua tergantung niatnya. Kalau kita sudah berniat, Insya Allah bisa. Asalkan niatnya benar, lillaahi taala. Bertawassul dengan amal sholehnya.

Apa sih tad  dimaksud dengan puasa DaudYa  puasa yang dilakukan oleh Nabi Dawud AS.  Ini merupakan puasa yang utama.

Tata caranya gimana  Tad?  Tatacaranya adalah dengan sehari puasa kemudian sehari tidak berpuasa dan seterusnya.

Ada Dalilnya tad?   أَفْضَلُ الصِّيَامِ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا  “Puasa yang paling utama adalah puasanya Nabi Dawud AS, ia berpuasa sehari dan berbuka (tidak berpuasa) sehari” (H.R. An-Nasa`i).

Kenapa puasa Dawud menjadi puasa sunnah yang  utama? Karena puasa dawud merupakan puasa yang paling berat. Dengan puasa Dawud seseorang bersua dengan apa yang sudah menjadi disenangi sehari kemudian berpisah sehari.

Manfaatnya banyak Tad? Banyak. Saya merasakan itu.  Yang jelas  tubuh sehat.  Imunitas bagi tubuh. Lebih sehat terutama pada saluran pencernaan. ”Shuumu Tasihhu.” Dan banyak yang lainnya. Kalau perlu ditelil silahkan buka webnya (yang dipasang di laman sumeks.co) ini. Dan bisa ngebel atau wa ke Saya,”

Diketahui, Nabi Daud rutin melakukan puasa selang-seling ini sepanjang hidupnya. Puasa ini dilaksanakan secara selang-seling, seperti hari ini puasa dan besok tidak puasa begitu seterusnya.

Lewat puasa ini, secara tidak langsung akan mengajarkan untuk istiqamah atau konsisten dalam menjalankan sesuatu terutama dalam beribadah kepada yang Maha Kuasa, juga berkomitmen dalam mengambil keputusan agar sesuatu yang kita jalankan bisa terus berlanjut dan menjadi lebih baik lagi.

Puasa Daud merupakan salah satu puasa sunah yag paling disukai oleh Allah SWT. Hal ini telah dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dari Abdullah bin Amir bin Al Ash. Sahabat itu menuturkan Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

“Sebaik-baik salat di sisi Allah adalah salatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau salat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu sehari puasa dan tidak puasa di hari berikutnya.”

Hadis ini menerangkan bagaimana Nabi Daud AS menjalankan ibadah, salah satunya puasa. Hadis itu pula menyiratkan bagaimana puasa sunah Daud dijalankan. Terdapat hadis lain yang menjelaskan kedudukan Puasa Daud. Hadits itu diriwayatkan oleh Bukhari:

“Rasulullah Muhammad SAW bersabda, ‘Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah (yang dinamakan) puasa Daud ‘alaihissalam dan ini adalah puasa yang paling afdlal. Lalu aku (Abdullah bin Amru radhialahu ‘anhu) berkata sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu.”(tejo/ckm/nu)

Komentar

Berita Lainnya