oleh

Heboh, Oknum ASN Dapat Rumah Komunitas Penyapu Jalan?

PRABUMULIH – Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR memberikan bantuan rumah komunitas kepada seluruh petugas penyapu jalan di kota Prabumulih. Namun belakangan mulai heboh di media sosial (medsos) facebook jika beberapa rumah komunitas justru dimiliki oknum aparatur sipil negara (ASN).

“Rumah komunitas itu dibangun untuk para penyapu jalan, kalau ada pegawai negeri sipil yang menempati tentu salah dan diragukan ada apa,” kata Santi, salah satu warga kota Prabumulih.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Pemkot Prabumulih, Bustomi membenarkan jika ada beberapa rumah komunitas merupakan milik PNS golongan 1 dan 2.

“Memang ada empat orang dan itu pun golongan 1 serta golongan 2, mereka dikategorikan petugas kebersihan juga karena mereka bekerja sebagai sopir truk sampah, sopir dozer dan motor sampah,” kata Bustomi ketika dibincangi akhir pekan kemarin.

Dijelaskannya, selain bekerja sebagai petugas kebersihan, empat PNS tersebut masih masuk dalam klasifikasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan hal itu yang memverifikasi secara langsung adalah kementerian PUPR.

“Dalam ketentuannya BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) adalah MBR, jadi tidak ada dalam ketentuannya PNS tidak boleh menerima. Tapi asalkan masyarakat berpenghasilan rendah maka bisa meskipun itu PNS,” katanya.

Mengacu pada syarat tersebut maka kata Bustomi, empat PNS golongan 1 dan 2 itu layak mendapatkan bantuan rumah komunitas.

“Judul bantuan rumah itu kan untuk petugas kebersihan, nah petugas kebersihan bukan hanya penyapu jalan tapi pengangkut sampah, sopir mobil sampah dan lainnya itu kan masuk juga, termasuk petugas-petugas di TPA itu semua petugas kebersihan,” bebernya.

Komentar

Berita Lainnya