oleh

Heboh, Video PNS RSUD Muara Dua: “Tolong Bantu Saya Cari Jodoh”

PNS RSUD Muara Dua, Yesi Indola Sari

OKUS – Yesi Indola Sari, PNS RSUD Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) meminta dicarikan jodoh. Wanita 37 tahun tersebut mengaku masih perawan. Dia mengingin calon suami yang kaya, bukan orang miskin.

“Tolong bantu saya mencari jodoh. Saya siap divisum lagi sebelum dengan siapa pun laki-lakinya,” ucap Yesi, dikutip dari channel Youtube pribadinya, Yesi Indola Sari, Selasa (8/9).

“Dan saya tidak bisa menikah dengan orang yang sangat sangat sangat tidak mampu. Bukan saya menghina laki-laki tersebut, tapi karena saya butuh biaya hidup, karena saya kekurangan,” tambah Yesi.

Yesi mengaku memiliki utang sebesar Rp150 juta di Bank Sumsel Babel cabang Muara Dua.

Gara-gara utang tersebut, gaji yang diterima Yesi tersisa Rp 498.017 per bulan. Sebab, gajinya dipotong untuk bayar utang di bank setiap bulan.

Yesi mengaku melakukan penggalangan dana karena ayahnya sudah meninggal. Sedangkan ibunya yang merupakan pensiunan guru juga memiliki utang di bank. Karena itu, Yesi menggalang bantuan sekaligus mencari jodoh agar bisa membantu melunasi utang di bank.

“Jadi saya tidak ada tempat untuk meminta. Mungkin saudara-saudara menganggap penggalangan dana ini saya seorang peminta-minta. Tapi hal itu lebih baik daripada saya menjual diri, daripada saya menjual keperawanan saya,” ucapnya.

Yesi mencari suami yang mampu memberikan mahar Rp 37 juta serta emas 37 gram. Selain itu, Yesi juga meminta agar calon suaminya membuat perjanjian pranikah. Dalam perjanjian itu, calon suami Yesi harus berjanji untuk membelikan mobil jika Yesi terbukti masih perawan.

“Setelah malam pertama, ketika memang benar saya perawan, selaput darah utuh, maka suami saya harus membelikan mobil,” katanya.

Mobil itu harus dibelikan dengan cara cash atau dibayar tunai, tidak boleh dikredit. Mobilnya boleh jenis apa saja, asalkan matic, bukan manual. “Yang penting mobilnya tidak dikredit karena saya pun tidak punya uang untuk mengkredit mobil tersebut,” kata Yesi.

“Kalau suami nanti mencintai saya, menyayangi saya setulus hati, tolong bantu saya melunasi utang di bank,” tambah Yesi. Yesi mengaku terpaksa menggalang dana dan cari jodoh untuk membantu biaya hidupnya karena dia tidak memiliki pekerjaan sampingan.

“Saya mau jualan masakan, saya tidak bisa masak. Saya hanya bisa goreng dan numis. Itu pun numis sayur dan goreng tempe, goreng telur,” tandas Yesi.(one/pojoksatu)

Selengkapnya simak video PNS RSUD Muara Dua, Yesi Indola Sari berikut ini:

Komentar

Berita Lainnya