oleh

Herman Deru Gagas Sumatera Trading House, Imbangi Perekonomian Pulau Jawa

-Nasional-133 views

BENGKULU – Gubernur Sumsel, Herman Deru, mencetuskan ide dan usulan pembentukan kesekretariatan dalam mempercepat pembangunan di Pulau Sumatera. Ide tersebut diungkapkannya dihadapan para gubernur se-Sumatera  ketika menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatera yang digelar di Provinsi Bengkulu, Selasa (9/7).

“Kita siap memberikan tempat Kesekretariatan Gubernur se-Sumatera di Sumsel. Termasuk pembuatan Sumatera Trading House yang dapat kita jadikan sebagai tempat ekspose hasil komoditi dari seluruh Provinsi yang ada di pulau Sumatera. Ini kita berikan tidak lain sebagai salah satu dukungan pada Pemerintah Pusat yang saat ini tengah gencar membangun Tol Trans Sumatera. Serta membuka pusat ekonomi baru di masing-masing kawasan yang dilintasi jalan tol,” ucap Herman Deru.

Menurut dia, pulau Sumatera dapat memberikan kontribusi yang banyak dalam menopang pertumbuhan pembangunan secara Nasional, karena saat ini Sumatera baru berkontribusi sekitar 21 persen jika dibanding dengan pulau Jawa yang berada angka 58 persen. Karena itu, dia mengajak para gubernur yang hadir di Rakor tersebut untuk menyamakan persepsi di dalam pemanfaatan potensi yang ada di masing-masing daerah.

“Masing-masing kita harus fokus dalam pengelolaan potensi yang ada. Dan harus ada satu bentuk komunitas kuat sebagai wadah bagi kita mengkaji, mengembangkan dan mengeksplore potensi unggulan. Seperti yang pernah kita lakukan di Sumsel, kita mempunyai pertambangan, perkebunan karet dan yang lain. Kalau Bengkulu mungkin berbeda lagi,” tegas Herman Deru.

Ditambahkannya, Rakor yang digelar jangan hanya sebatas membahas wacana saja. Namun harus menghasilkan  satu kerangka tujuan yang jelas, sehingga pada akhirnya dapat memberikan dampak positif dalam menekan angka kemiskinan dimasing-masing provinsi di Sumatera.

“Saya ingin yang kita bicarakan bukan hanya wacana saja dan hanya bermutan ritual. Rakor ini harus menghasilan rekomendasi yang bermuara pada penurunan kemiskinan,” harapnya.

Adanya proyek pembangunan jalan Tol Trans Sumatera, lanjut Herman Deru, diharapkan akan membuka konektivitas antar daerah. Selain itu pesatnya teknologi informasi dewasa ini juga harus digunakan positif dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Terbukanya akses internet memungkinkan kita dapat berkomunikasi dengan cepat. Namun disisi lain menjadi tantangan bagi PT Post Indonesia dan alat komunikasi konvensional lainnya untuk berinovasi sebagaimana zaman Belanda, Pulau Jawa sudah terkoneksi,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya