oleh

Herman Deru Geram Sumsel Masih Impor Daging

SUMEKS.CO – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengaku geram daerah ini masih impor daging sapi dari daerah lain. Padahal Sumsel memiliki lahan yang sangat luas dan subur. Bahkan lahan rawa juga dapat dijadikan sebagai komoditas ternak yang dapat diandalkan di Provinsi Sumsel.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri ISIKHNAS (Integrated Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional) dan pelantikan petugas Paramedik Veteriner dan Inseminator Indonesia  (PARAVETINDO) di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Rabu (11/12).

“Saya geram seolah kita menjadi orang yang tidak bersyukur. Potensi kita kurang apa? lahan luas, subur dan lahan rawa juga banyak. Saya minta jangan pernah bercanda, workshop ini harus menghasilkan sesuatu yang besar,” katanya.

Herman Deru mengajak agar masyarakat luas dilibatkan minimal memberikan sumbang saran dan pemikiran yang hakikatnya satu yakni pemenuhan kebutuhan akan perternakan.

“Targetnya kita lima tahun ke depan Sumsel harus menjadi lumbung daging, kita ini bersyukur kepada Allah semua potensi yang berkenaan untuk mengembangkan perternakan ini tumpah ruah di Sumsel. Lahan ada, alam menunjang, tinggal kemauan saja maka seluruh jajaran pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi saya minta untuk lebih serius menanggapi perternakan ini,” ungkapnya.

Gubernur Herman Deru menambahkan, sektor peternakan akan dijadikan program unggulan di Sumsel, karena itu dia tidak ingin main-main dengan peternakan. Bupati dan Walikota dimintanya untuk segera menyusun program kerja dibidang peternakan dengan perencanaan yang matang dan proporsional.

“Saya mohon, uangnya minta dengan saya. Nanti kita akan alokasikan dana untuk pengembangan ternak. Asal alokasinya jelas dan proporsional. Bupati/walikota segera ajukan programnya asal jelas, saya akan anggaran,” imbuhnya.

Terkait dengan potensi peternakan kerbau rawa, Herman Deru menegaskan dibangunnya pusat pengembangan kerbau rawa di Rambutan Kabupaten Ogan Ilir akan menjadi pusat pengembangan teknologi budidaya dan pengolahan hasil, pusat pendidikan dan juga agrowisata diharapkan dapat memajukan pertumbuhan populasi kerbau di Provinsi Sumsel.

“Ada keseriusan yang plus untuk ini, bina perternakan di lapangan, baik itu pembiakan, penggemukan. Orang yang bisa sukses di perternakan  itu karena cinta, Saya minta besok dan ditunggu laporannya  untuk pengembangbiakan ini,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya