oleh

Herman Deru: Kurangi Judul Berita yang Masih Diduga

SUMEKS.CO- Acara Dialog Pers Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional 2020 sedang berlangsung di Griya Agung., Kamis (6/8/2020).

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengkritisi penyajian berita yang disajikan wartawan selama ini.

“Sebagai sahabat PWI yang harus tetap kita junjung tinggi adalah kode etik jurnalistik. Harus tetap ada cek dan recek pada setiap berita. Dan saran saya, agar dapat dikurangi judul berita yang masih diduga,” ujarnya.

Memang dipahami Bang Deru, begitu Gubernur Sumsel akrab disapa, kata diduga adalah cara agar tidak terkena Undang-Undang Pers atau ITE, namun kata diduga itu harus segera direduksi dengan bahasa yang langsung pada konteksnya atau pada pokok masalahnya,” urainya.

Masyarakat saat ini, sudah sangat sangat kritis dalam menilai berita.

“Kalau baru dugaan saja. Masyarakat sudah tahu bahwa ini adalah berita yang belum jelas. Masih Mak Jolas (bahas komering, red). Artinya belum ada informasi yang konprehensif namun sudah terlanjur disampaikan kepada pembaca,” tegasnya.

BACA JUGA:

Atal S Depari: Wartawan Profesi Terbuka, Banyak yang Terjebak!

PWI Sumsel Gelar Dialog Pers Nasional dalam Rangka HPN 2020

Komentar

Berita Lainnya