oleh

Herman Deru: Saya Pribadi Pecinta Sriwijaya FC

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, konflik yang terjadi di Sriwijaya FC memang perlu ada campur tangannya. Namun, dia tak bisa terlibat terlalu dalam. Sebab, Pemprov hanya memilki saham 11 persen.

“Saya sebagi pribadi juga pecinta Sriwijaya FC, juga mengikuti perkembangan. Sebagai gubernur saya tahu penyebab turunnya tim ini dan harus tau bagaimana cara menyelesaikannya. Makanya, saya undang juga tokoh-tokoh pencinta Sriwijaya FC untuk memberikan masukan,” kata Deru.

Di matanya sebagai Gubernur, Sriwijaya FC adalah aset moril milik masyarakat Sumsel. Sehingga dirinya meminta agar semua pihak untuk membantu membangkitkan kembali Sriwijaya FC. “Satu kuncinya Sriwijaya FC tidak boleh bubar. Tidak boleh keluar dari Sumsel,” tegasnya.

Untuk penyelesaian permasalahan tidak perlu ada konflik. Apalagi mencari kambing hitam. “Solusi paling ektrem Muddai sebagai pemilik saham terbesar harus melepas sahamnya. Saya sebagai pribadi maupun gubernur sebaiknya pak Mudai lepaskan saham,” ujarnya.

Kemudian dalam sesi wawancara Herman Deru mengungkapkan yakin kalau hasil rembuk tadi malam akan berujung baik . Diakuinya mundur Muddai untuk mundur sebagai pemegang saham maupun Direktur Utama PT SOM demi kebaikan, bukan untk emosian. “SFC adalah milik kita semua,” tegasnya lagi. (cj17)

Komentar

Berita Lainnya